Bukittinggi, Rakyatterkini.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengadakan sosialisasi Gerakan Masyarakat (Germas) hidup sehat di Kota Bukittinggi, Kamis (18/12/2025).
Kegiatan ini diikuti ratusan warga dan digelar di Aula Universitas Fort De Kock, Bukittinggi.
Dalam sambutannya, Ade Rezki mengungkapkan rasa duka atas bencana alam yang terjadi di Sumatera Barat, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan. “Kita wajib bersyukur atas nikmat sehat. Di Bukittinggi, warga sudah mendapatkan layanan kesehatan universal (UHC), sehingga pelayanan akan maksimal ketika dibutuhkan,” ujarnya.
Ade menekankan bahwa fasilitas kesehatan harus siap memberikan pelayanan bagi warga yang membutuhkan, termasuk melakukan rujukan ke fasilitas terbaik bila diperlukan. Ia juga menyebutkan program cek kesehatan gratis (CKG) yang digagas Presiden sebagai upaya memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan.
“Sehat itu mahal, namun sekarang cek kesehatan bisa dijangkau oleh semua warga, tidak terbatas hanya sebagian orang,” tambah Ade. Selain itu, DPR RI telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15 miliar untuk pembangunan dan renovasi Puskesmas di Bukittinggi sebagai penguatan layanan kesehatan.
Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Sarto, menuturkan bahwa derajat kesehatan seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni genetik 10 persen, tanggung jawab Kemenkes 20 persen, perilaku 30 persen, dan sosial budaya 40 persen.
Pemerintah melalui instruksi presiden mendorong Germas yang fokus pada aktivitas fisik, konsumsi makanan bergizi seimbang, dan tidak merokok.
“Pesan utama Germas adalah membiasakan hidup sehat dengan aktif bergerak, mengonsumsi makanan bergizi, dan menjaga kesehatan jiwa. Kesehatan mental yang baik akan mendukung kekuatan fisik,” jelas Sarto.
Camat Mandiangin Koto Selayan, Syukri, menyampaikan apresiasinya terhadap sosialisasi Germas yang dinilai sejalan dengan misi Bukittinggi Gemilang. “Kami mengapresiasi Pak Ade Rezki dan Kemenkes.
Kegiatan ini diharapkan menambah wawasan masyarakat tentang kesehatan sehingga Bukittinggi semakin sehat. Salah satu upaya kami adalah membiasakan gotong royong di lingkungan masing-masing,” ujar Syukri. (da*)


