Solok, Rakyatterkini.com – Pergantian tahun kerap dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan, termasuk pendakian gunung. Salah satunya Gunung Talang di Kabupaten Solok, yang biasanya ramai dikunjungi saat malam tahun baru.
Namun, perayaan pergantian tahun 2026 di Gunung Talang akan berbeda. Aktivitas pendakian masih ditutup sejak status gunung meningkat menjadi waspada.
“Pendakian Gunung Talang masih ditutup hingga saat ini, termasuk untuk malam pergantian tahun,” ujar Syairun, Kepala Pos Pendakian Gunung Talang via Bukik Bulek, Selasa (30/12/2025).
Ia menambahkan, hingga kini pihaknya belum menerima informasi resmi mengenai kapan jalur pendakian akan dibuka kembali. “Belum ada kepastian kapan dibuka. Kami mengimbau pendaki untuk bersabar karena saat ini Gunung Talang berada di level II waspada,” jelasnya.
Penutupan jalur pendakian dilakukan setelah Gunung Talang naik status dari level normal ke level waspada, berdasarkan Laporan Khusus Badan Geologi Nomor 176/GL03/BGL/2025 tanggal 10 Desember 2025.
Pemerintah Kabupaten Solok pun mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati atau bermalam di sekitar Kawah Utama dan Kawah Selatan dalam radius tertentu dari pusat kawah.
Pada pergantian tahun sebelumnya, pendakian Gunung Talang tercatat sangat ramai. Tahun 2025, jalur Bukik Bulek mencatat 1.024 pendaki saat malam tahun baru, meningkat drastis dibanding tahun 2024 yang hanya 240 pendaki.
Gunung Talang memiliki beberapa jalur pendakian yang masih aktif, antara lain via Bukik Bulek dan Aia Batumbuak. Dari kedua jalur tersebut, Bukik Bulek menjadi yang paling diminati karena trek yang relatif mudah dilalui serta tersedianya layanan ojek lokal.(da*)


