Notification

×

Iklan

Padang Siap Percepat Pembangunan Hunian Tetap Pasca Bencana

Sabtu, 27 Desember 2025 | 14:33 WIB Last Updated 2025-12-27T07:33:00Z

Wakil Walikota Maigus Nasir mengikuti rapat daring pembahasan huntap

Padang, Rakyatterkini.com– Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmen penuh untuk mendukung percepatan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana.

Pernyataan ini disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat mengikuti rapat koordinasi pembangunan huntap pascabencana yang digelar secara daring bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Kamis (25/12/2025).

Maigus menjelaskan, saat ini warga terdampak sudah mulai menempati hunian sementara yang disediakan Pemko Padang, sambil menunggu realisasi pembangunan hunian tetap.

“Pemko Padang siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan semua pihak terkait agar pembangunan hunian tetap berjalan cepat, tepat, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat terdampak,” ujar Maigus Nasir.

Rapat dipimpin langsung Menteri PKP RI, Maruarar Sirait, dan dihadiri perwakilan pemerintah daerah dari wilayah terdampak di Sumatera, seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Hadir pula Menteri Dalam Negeri, Menteri Sosial, Menteri Hukum, Wakil Kepala BPKP, serta pimpinan Yayasan Buddha Tzu Chi.

Dalam arahannya, Maruarar Sirait menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam menyiapkan lahan yang aman dan layak untuk pembangunan huntap. Pemilihan lokasi, menurutnya, harus mempertimbangkan aspek perekonomian masyarakat, akses pendidikan, distribusi logistik, dan ekosistem yang mendukung kehidupan warga.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta kepala daerah bergerak cepat dan mengambil langkah nyata untuk mempercepat pembangunan hunian tetap. Ia juga mengapresiasi respons cepat pemerintah daerah di Sumatera Barat dalam penanganan pascabencana.

“Sumatera Barat menunjukkan kekompakan dan kecepatan yang patut dicontoh. Bahkan, proses pemulihannya termasuk yang tercepat dibandingkan provinsi lain. Saat ini direncanakan akan dibangun 600 unit hunian tetap untuk masyarakat terdampak,” ungkap Tito Karnavian.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update