Padang, Rakyatterkini.com – Muhayatul resmi menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Sumatera Barat (Sumbar) untuk periode 2026–2030.
Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ABTI Sumbar yang digelar di Gedung Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (27/12/2025).
Proses pemilihan berjalan mulus, dengan seluruh perwakilan pengurus ABTI dari kabupaten dan kota se-Sumbar menyetujui Anggota DPRD Sumbar itu untuk memimpin organisasi. Musprov ini juga menjadi tindak lanjut instruksi Pengurus Besar ABTI setelah berakhirnya masa kepengurusan periode 2021–2025.
Terpilihnya Muhayatul dianggap membawa angin segar bagi pengembangan olahraga bola tangan di Sumbar, yang masih membutuhkan dorongan agar lebih dikenal dan diminati masyarakat.
Usai terpilih, Muhayatul mengakui tantangan besar yang akan dihadapinya. Ia menekankan bahwa olahraga bola tangan belum sepenuhnya dikenal masyarakat, sehingga diperlukan kerja sama seluruh jajaran pengurus.
“Terpilihnya saya sebagai Ketua Umum ABTI Sumbar tentu membawa tanggung jawab besar. Kita tahu olahraga ini belum populer di Sumbar, sehingga diperlukan kerja kolektif dari semua pengurus,” ujar Muhayatul, yang kini memasuki periode kedua sebagai anggota DPRD Sumbar.
Ia menambahkan bahwa memasyarakatkan bola tangan tidak bisa instan. Pengurus di tingkat kabupaten dan kota harus aktif melakukan pembinaan berkelanjutan, terutama untuk menyiapkan atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.
Selain fokus pada pengembangan atlet, agenda awal kepemimpinan Muhayatul adalah menuntaskan struktur kepengurusan ABTI Sumbar. Ia menargetkan surat keputusan resmi dari PB ABTI untuk kepengurusan periode 2026–2030 dapat diterbitkan paling lambat bulan depan.
“Saya memang baru di dunia bola tangan, tapi saya yakin olahraga ini bisa berkembang jika didukung pengurus di semua tingkatan, baik kabupaten/kota maupun provinsi,” ujarnya.
Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, yang hadir dalam Musprov, menaruh harapan besar pada kepemimpinan Muhayatul. Ia menilai pembenahan organisasi dan dukungan anggaran menjadi kunci agar bola tangan bisa bersaing di tingkat nasional.
“Dengan kepemimpinan baru, diharapkan ABTI Sumbar bisa lebih maju. Salah satu tantangan utama dalam mengembangkan olahraga adalah ketersediaan anggaran,” kata Hamdanus.
Sementara itu, perwakilan PB ABTI, Septri, menegaskan bahwa Musprov ini merupakan amanat langsung PB ABTI agar Sumbar segera memiliki kepengurusan baru.
Ia berharap di bawah kepemimpinan Muhayatul, bola tangan dapat menjangkau seluruh wilayah Sumbar dan menjadi cabang unggulan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Panitia Musprov, Seprinaldi, menyebut hampir seluruh kabupaten dan kota hadir dalam acara tersebut. Kehadiran peserta secara penuh menunjukkan soliditas pengurus daerah dan komitmen bersama untuk memajukan ABTI Sumbar di bawah ketua umum yang baru. (da*)


