Notification

×

Iklan

Menteri ATR/BPN Tinjau Lokasi Bencana di Palembayan

Minggu, 07 Desember 2025 | 11:45 WIB Last Updated 2025-12-07T04:45:00Z

Lembaga Penanggulangan Bencana MUI Pusat Turun ke Salareh Aia

Agam,Rakyatterkini.com 
— Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi, mendampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meninjau wilayah terdampak bencana di Nagari Salareh Aia Timur, Jorong Kampung Tangah, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, pada Sabtu (6/12/2025).

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari agenda Lembaga Penanggulangan Bencana MUI Pusat, lembaga yang baru dibentuk dan saat ini dipimpin langsung oleh Menteri ATR/BPN. Dalam kegiatan tersebut, rombongan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak, berupa makanan siap saji, air minum, selimut, serta kebutuhan pokok lainnya sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral.

Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah pusat melalui Menteri ATR/BPN sekaligus Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana MUI Pusat menjadi penguatan penting bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Sore ini saya hadir di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, mendampingi Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana MUI Pusat yang juga Menteri ATR/BPN, Bapak Nusron Wahid. Lembaga ini baru dibentuk untuk menangani isu kebencanaan, dan hari ini turun langsung memberikan bantuan bagi warga terdampak,” ujar Arry Yuswandi.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat serta memulihkan kembali semangat warga untuk bangkit.

“Kita berdoa agar bencana ini segera berakhir dan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan seperti biasa. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi Sumatera Barat dari berbagai musibah,” tuturnya.

Arry menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, serta berbagai lembaga kemanusiaan untuk mempercepat penanganan darurat dan pemulihan pascabencana di kawasan terdampak.(adpsb/rmd)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update