Notification

×

Iklan

Mayoritas Pengungsi Batu Busuak Alami ISPA Pascabanjir

Rabu, 17 Desember 2025 | 21:30 WIB Last Updated 2025-12-17T14:30:00Z

BPBD Kota Padang mengevakuasi warga di daerah Batu Busuk

Padang, Rakyatterkini.com – Mayoritas penyintas banjir bandang dan tanah longsor di Batu Busuak, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, kini mulai mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dokter Puskesmas Pauh, Lusiana Yanti, menjelaskan bahwa penyakit paling banyak diderita pengungsi di kawasan tersebut adalah ISPA. “Para penyintas umumnya mengalami gejala seperti pilek, flu, hingga batuk setelah banjir bandang yang melanda permukiman mereka pada 24 November 2025,” ujar Lusiana di Kota Padang, Selasa.

Menurut pengamatan tim medis, tingginya kasus ISPA disebabkan rendahnya penggunaan masker dan kurangnya perhatian terhadap kebersihan pribadi, khususnya tangan, mulut, dan hidung. “Kemarin ada pasien di lokasi pengungsian yang batuk dan pilek, tapi tidak memakai masker. Kondisi ini memudahkan penularan ke pengungsi lain,” tambahnya.

Sejak awal bencana, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang telah menyiapkan masker untuk pengungsi sebagai langkah pencegahan. Namun, keterbatasan jumlah membuat tidak semua pengungsi dapat menggunakannya. 

Lusiana menekankan, “Saat ini fokus kami adalah mencegah penularan lebih luas sekaligus memberikan pengobatan bagi penyintas yang sakit.”

Selain ISPA, tim medis di Posko Bencana Batu Busuak mencatat meningkatnya kasus penyakit kulit, seperti infeksi jamur, akibat lingkungan yang masih basah dan lembap pascabanjir.

Dinkes Kota Padang juga mewaspadai kemungkinan munculnya diare di kalangan pengungsi. Berdasarkan pengalaman bencana sebelumnya, penyakit yang disebabkan bakteri, virus, dan parasit ini mudah menyebar melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi.

Lusiana mengimbau masyarakat di lokasi pengungsian untuk terus menjaga kebersihan sebisa mungkin meski dengan keterbatasan fasilitas. Ia memastikan stok obat-obatan dan peralatan medis di Batu Busuak saat ini masih aman dan cukup untuk kebutuhan pengungsi. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update