Notification

×

Iklan

Mahasiswa dan Masyarakat Umum Berikan Ide Segar Antikorupsi

Jumat, 12 Desember 2025 | 17:44 WIB Last Updated 2025-12-12T10:44:00Z

Para pemenang lomba esai dalam rangka Hakordia 2025 di PT Semen Padang.

Padang, Rakyatterkini.com – Semangat pemberantasan korupsi menggema di lingkungan PT Semen Padang pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 yang berlangsung di Kantor Pusat perusahaan tersebut, Selasa (9/12/2025).

Mengusung tema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang refleksi, tetapi juga ruang bagi ratusan peserta untuk menyampaikan ide melalui lomba esai bertajuk “Pencegahan Fraud di Korporasi”.

Acara dihadiri Direktur Keuangan dan Umum PT Semen Padang Iskandar Z. Lubis, Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, Kepala Departemen SDM & Umum Iskandar Samudra Taqwa, perwakilan dewan juri Edita Elda, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia HAKORDIA 2025, Irwan Prasetyo, melaporkan bahwa lomba yang digelar selama 1–23 November 2025 itu dibagi ke dalam tiga kategori: insan Semen Padang, mahasiswa, dan umum. Ia mengapresiasi tingginya partisipasi peserta yang mencapai 437 karya—23 karya dari internal perusahaan, 272 karya mahasiswa, dan 142 karya kategori umum.

Irwan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan memperkuat prinsip Good Corporate Governance (GCG), implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001, sekaligus memperdalam budaya Manajemen Risiko.

Para pemenang di masing-masing kategori berhak atas piagam dan hadiah uang tunai: Rp2 juta untuk juara pertama, Rp1,5 juta bagi juara kedua, dan Rp1 juta untuk juara ketiga. Panitia juga memberikan apresiasi khusus kepada 20 peserta tercepat dalam pengiriman karya.

Dalam sambutannya, Iskandar Z. Lubis menyebut bahwa lomba esai ini membawa perspektif baru bagi perusahaan.

“Melibatkan mahasiswa dan masyarakat umum membuat kami mendapatkan banyak ide segar yang dapat menjadi praktik terbaik dalam memperkuat implementasi antikorupsi,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen PT Semen Padang dalam memperkuat integritas melalui ISO 37001 dan pengawasan internal. “Selamat kepada para pemenang dan terima kasih kepada seluruh peserta. Mari bersama memberantas korupsi hingga tuntas,” katanya.

Iskandar juga menambahkan bahwa HAKORDIA 2025 bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Menurutnya, penyelenggaraan ini merupakan dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI, khususnya penguatan tata kelola berintegritas dan pemberantasan korupsi dalam dunia industri.

“Kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita poin 5 mengenai penguatan tata kelola dan integritas, serta poin 7 yang menekankan transparansi dan efisiensi industri sebagai fondasi terciptanya iklim usaha yang sehat dan kompetitif,” tutupnya.

Dari sisi penjurian, Edita Elda dari Universitas Andalas mengakui proses penilaian cukup menantang karena banyaknya karya yang masuk dan waktu penjurian yang terbatas. Ia menjelaskan bahwa penilaian didasarkan pada lima indikator: kesesuaian tema, format, orisinalitas, ketajaman ide, serta analisis.

Ia menambahkan bahwa banyak karya menawarkan gagasan inovatif, mulai dari pemanfaatan teknologi AI, strategi denormalisasi fraud, hingga pendekatan berbasis budaya Minangkabau.

Di antara para pemenang, nama Sonya Marcellyna mencuri perhatian sebagai Juara I Kategori Umum. Lulusan Akuntansi Universitas Andalas itu—yang kini magang di Departemen Keuangan PT Semen Padang—mengangkat pentingnya penguatan GCG dalam mencegah manipulasi laporan keuangan. Ia menilai skor GCG 93,36 yang diraih Semen Padang merupakan tolok ukur tinggi bagi korporasi nasional.

Dari kategori mahasiswa, Mikhael Duta Deonismans dari Universitas Andalas menyoroti praktik penyuapan dalam proses tender yang kerap terjadi di luar pantauan publik. Ia menawarkan konsep blind procurement guna meminimalkan interaksi personal sehingga potensi gratifikasi dapat ditekan.

Peringatan HAKORDIA 2025 juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada karyawan pelapor gratifikasi. Penghargaan diberikan kepada Santoro dari Unit EPDC yang melaporkan dugaan gratifikasi melalui sistem resmi perusahaan. Ia menyebut pelaporan tersebut sebagai langkah kecil yang berdampak besar pada efisiensi, terutama dalam proses pengadaan.

“Jika semua karyawan melakukan hal yang sama, proses pengadaan bisa menjadi jauh lebih transparan,” katanya.

Daftar Pemenang Lomba Esai PT Semen Padang 2025

Kategori Internal

Achmad Taufan – Integrasi Artificial Intelligence dan Good Corporate Governance sebagai Strategi Pencegahan Fraud Korporasi di Indonesia

Jefri Antoni – Strategi Denormalisasi dalam Ekosistem Tender

Dedi Hanafi – Pencegahan Fraud di Korporasi: Membangun Budaya Anti Gratifikasi

Kategori Mahasiswa

Mikhael Duta Deonismans – Zona Steril Anti-Suap: Implementasi Blind Procurement System untuk Mengeliminasi Celah Tender Korporasi

Muslimatuz Zahira – Resiliensi Tata Kelola: CGG 5.0 Berbasis Triple-A Framework untuk Pencegahan Fraud di PT Semen Padang

Rahmad Algozi – Transformasi CGC Berbasis AI melalui Integrity Dashboard untuk Memperkuat Sistem Pencegahan Fraud

Kategori Umum

Sonya Marcellyna – Beyond 90: Penguatan Integritas Laba melalui Cash-Flow-Driven Corporate Governance sebagai Safeguard terhadap Praktik Window Dressing di PT Semen Padang

Iman Ashar Tanjung – Gamifikasi Budaya: Scenario-Based Learning untuk Pembentukan Mindset Integritas

Tegar Putra Socrates – Play for Integrity: Gamifikasi Whistleblowing untuk Mencegah Fraud dan Membangun Budaya Integritas.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update