Notification

×

Iklan

Kapolsek Palembayan Pimpin Evakuasi Korban Galodo

Minggu, 07 Desember 2025 | 00:16 WIB Last Updated 2025-12-06T17:16:00Z

Kapolsek Palembayan, AKP Alwiz S (kiri) di Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur.

Agam, Rakyatterkini.com – Hujan yang masih mengguyur hingga Kamis sore (27/11/2025) memaksa Kapolsek Palembayan, AKP Alwiz S, menunda kepulangannya dari Jorong Subarang Laweh, Nagari Salareh Aia Timur. Saat itu, ia sedang meninjau pembukaan jalan yang terputus akibat longsor.

Beberapa titik longsor membuat akses jalan alternatif menuju Lubuk Basung terhenti. “Pekerjaan hampir selesai sore itu, jadi kami selesaikan dulu sebelum kembali. Ditambah hujan masih turun,” ujar AKP Alwiz kepada langgam.id.

Sekitar pukul 17.15 WIB, Alwiz dan rombongan dikejutkan oleh suara gemuruh yang semakin keras, diikuti teriakan warga panik. Saat itu, posisi mereka tidak jauh dari Sungai Nanggang yang memisahkan Jorong Subarang Aia dan Koto Alam.

“Kami segera menuju lokasi dan mendapati banjir bandang mengalir di Sungai Nanggang, membawa bebatuan. Arusnya begitu deras hingga muncul uap seperti kabut, mungkin akibat gesekan batu-batu yang terbawa banjir,” jelas Alwiz, Jumat (6/12/2025).

Seiring malam yang kian gelap, Alwiz memerintahkan anggota Polsek Palembayan yang ikut meninjau untuk mengevakuasi warga terdampak. Puluhan rumah di sekitar Sungai Nanggang tersapu galodo.

Evakuasi awal difokuskan pada warga yang masih selamat. Malam itu, empat orang mengalami luka parah dan segera dibawa dari lokasi, sementara dua korban meninggal dunia.

“Total ada enam korban yang berhasil kami bantu malam itu, empat selamat dengan luka serius dan dua meninggal dunia,” ujarnya.

Proses evakuasi darurat tidak hanya dilakukan oleh polisi, tetapi juga dibantu warga Subarang Aia. Para korban kemudian dikumpulkan di musala terdekat.

Alwiz menuturkan, malam itu warga panik karena akses terputus akibat jembatan hanyut, listrik padam, dan jaringan komunikasi terputus, sehingga desa gelap total.

Keesokan harinya, Alwiz bersama tiga anggota polisi yang terjebak di Subarang Aia menelusuri hulu sungai untuk mencari jalur menyeberang. Sementara itu, beberapa anggota lain tetap di lokasi untuk membantu warga.

“Setelah menempuh sekitar 3 kilometer ke arah hulu, kami menemukan bagian sungai yang surut dan bisa dilalui. Akhirnya kami menyeberang melalui sungai berlumpur dan keluar di Gumarang,” kata Alwiz.

Ia kemudian melaporkan kondisi ke kantor Polsek Palembayan dan mengerahkan bantuan tambahan ke wilayah terdampak. “Hari itu, saya sempat hilang kontak dengan luar daerah,” ujarnya.

Wali Jorong Subarang Aia, Irlan, menyebutkan bahwa evakuasi malam itu dikomandoi oleh kepolisian sehingga prosesnya lebih teratur. “Kami diarahkan untuk memprioritaskan penyelamatan warga yang masih bisa diselamatkan agar jumlah korban meninggal tidak bertambah,” tuturnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update