Notification

×

Iklan

Kapolsek Muara Batang Gadis Dicopot Usai Warga Bakar Polsek

Minggu, 28 Desember 2025 | 06:33 WIB Last Updated 2025-12-27T23:33:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kapolsek Muara Batang Gadis, Iptu Akmaluddin, beserta 11 anggota lainnya dicopot dari jabatannya setelah diduga membebaskan seorang pengedar narkoba, yang memicu kemarahan warga hingga membakar kantor polisi.

“Kapolsek beserta 11 anggotanya, total 12 personel, telah dicopot dari jabatannya,” ujar Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Arie Sofandi Paloh, kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (27/12).

Saat ini, Kapolsek dan seluruh personel yang dicopot tengah menjalani pemeriksaan oleh Propam Polres Mandailing Natal terkait insiden tersebut. “Pemeriksaan dilakukan untuk menindaklanjuti kejadian ini,” tambah Arie.

Peristiwa bermula pada Jumat (19/12) sekitar pukul 16.30 WIB, ketika seorang pria bernama Romadon ditangkap oleh warga Desa Singkuang, Kabupaten Mandailing Natal, atas dugaan menjadi pengedar narkoba. Warga, sebagian besar ibu rumah tangga, menyerahkan Romadon ke Polsek Muara Batang Gadis.

Namun, kabar bahwa Romadon dilepaskan polisi beredar di masyarakat dan menimbulkan kemarahan. Warga bahkan mengaku melihat yang bersangkutan berada di luar lingkungan kantor polisi. Kecewa dengan kejadian itu, warga melakukan aksi protes dengan memblokir jalan penghubung Singkuang-Natal dan membakar Kantor Polsek Muara Batang Gadis pada Sabtu (20/12).

Dalam video yang beredar, terlihat massa membakar sepeda motor di halaman polsek. Api kemudian merembet dan menghanguskan atap kantor, sementara satu unit mobil dinas polisi juga digulingkan. Polisi kemudian menangkap sejumlah warga yang diduga melakukan provokasi hingga menyebabkan pembakaran kantor polsek.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update