Notification

×

Iklan

Jorong Pinang Balirik Masih Terisolasi Akibat Longsor

Jumat, 19 Desember 2025 | 07:21 WIB Last Updated 2025-12-19T00:36:36Z

Relawan dan mahasiswa melintasi jalan Sungai Landia, Kabupaten Agam 

Lubukbasung, Rakyatterkini.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melaporkan Jorong Pinang Balirik, Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuh, masih mengalami isolasi akibat bencana hidrometeorologi. 

Pemerintah daerah tengah mempercepat upaya membuka akses menuju wilayah tersebut.

“Kondisi jalan menuju lokasi masih tertutup material tanah longsor sehingga akses sementara terputus,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, di Lubuk Basung, Kamis.

Rahmat menjelaskan, Jorong Pinang Balirik dihuni 10 kepala keluarga atau 26 jiwa. Untuk memulihkan akses, pemerintah telah menurunkan alat berat guna membersihkan material longsor di beberapa titik.

“Kami sudah menurunkan alat berat, namun karena banyak titik longsor di Pagadih, pembersihan menuju Pinang Balirik memerlukan waktu,” tambahnya.

Dampak banjir bandang dan tanah longsor ini membuat sejumlah daerah lainnya juga terisolasi akibat jalan tertimbun material dan badan jalan terban. Beberapa titik kini sudah mulai dibuka. Material longsor di beberapa lokasi telah dibersihkan, sementara jalan terban ditangani dengan pembangunan jembatan darurat.

Di Kampuang Harapan, Jorong Anak Aia Kijang, Nagari Nan Tujuh, Kecamatan Palupuh, akses sudah bisa dilalui dengan berjalan kaki.

Sementara itu, enam jorong di Nagari Malalak Timur dan Nagari Malalak Utara, Kecamatan Malalak, hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. Sedangkan Nagari Malalak Barat dapat diakses melalui jalur sungai atau jalur dari Kabupaten Padang Pariaman.

Di Jorong Pambatuangan, Nagari Lawang, Kecamatan Matur, akses juga terbatas untuk kendaraan roda dua. Untuk Jorong Lambeh, Nagari Ampek Koto Palembayan, serta Jorong Sumbarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, jalan hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.

Di Kecamatan Tanjung Raya, empat jorong di tiga nagari kini sudah dapat diakses kembali setelah dibangunnya jembatan darurat.

“Kami terus berupaya agar seluruh akses transportasi dapat kembali normal secepat mungkin,” pungkas Rahmat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update