Solok, Rakyatterkini.com — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Solok dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota Solok ke-55, yang berlangsung di Gedung Kubung Tigo Baleh, Selasa (16/12/2025).
Dalam sambutannya, Mahyeldi mengajak pemerintah daerah serta seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong, terutama dalam menghadapi dampak bencana hidrometeorologi yang belakangan ini melanda sejumlah daerah di Sumbar, termasuk Kota Solok.
“Momentum peringatan hari jadi ini seharusnya menjadi refleksi bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus membangun daerah yang lebih aman dan berkelanjutan,” ujar Gubernur.
Mahyeldi menambahkan, saat ini terdapat 16 kabupaten/kota di Sumbar yang terdampak bencana alam. Untuk percepatan penanganan, ia menekankan pentingnya pendataan dampak secara cepat dan akurat sebagai dasar perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Gubernur juga menyampaikan rasa duka kepada masyarakat yang terdampak, seraya mendoakan agar mereka senantiasa diberikan kesabaran dan perlindungan oleh Allah SWT.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Solok, Fauzi Rusli, dan dihadiri jajaran Forkopimda serta tamu undangan lainnya.
Sementara itu, Walikota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menilai peringatan Hari Jadi ke-55 sebagai momen refleksi atas berbagai tantangan yang dihadapi Kota Solok, termasuk bencana alam. Ia menekankan, semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat menjadi modal utama dalam pembangunan kota ke depan.
Menutup rapat paripurna, Ketua DPRD Kota Solok menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana, sejalan dengan upaya membangun Kota Solok yang aman dan berkelanjutan.(da*)


