Notification

×

Iklan

Gubernur Mahyeldi Serukan Solidaritas Daerah Tangani Bencana

Rabu, 03 Desember 2025 | 21:30 WIB Last Updated 2025-12-03T14:30:00Z

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah

Padang, Rakyatterkini.com — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyerukan solidaritas penuh dari seluruh pemerintah daerah di Sumbar untuk memperkuat upaya penanganan bencana hidrometeorologi yang menimbulkan korban besar serta kerusakan luas di berbagai wilayah.

Hingga saat ini, tercatat 194 orang meninggal dunia dan 216 warga masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan. Sejumlah daerah masih sulit dijangkau akibat akses yang terputus, cuaca yang tidak stabil, serta kerusakan infrastruktur yang cukup berat.

Di Kabupaten Agam, kerusakan jalan dan jembatan memperlambat proses evakuasi. Pasaman Barat melaporkan kerusakan permukiman dalam skala besar, sementara Kota Padang Panjang mengalami gangguan layanan dasar akibat longsor. Kondisi serupa juga terjadi di Tanah Datar, di mana banjir bandang menghanyutkan puluhan rumah dan merusak lahan pertanian. Kota Padang, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, dan beberapa daerah lainnya turut mencatat kerusakan parah serta korban jiwa.

Melihat besarnya dampak yang ditimbulkan, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa penanganan bencana tidak bisa dibebankan hanya kepada daerah yang terdampak langsung. Ia meminta seluruh bupati dan wali kota segera mengerahkan sumber daya yang dimiliki untuk membantu wilayah yang sedang berjuang.

“Hari ini banyak saudara kita yang berada dalam duka mendalam. Jangan biarkan mereka berjuang sendirian. Kita memiliki tanggung jawab moral dan kemanusiaan untuk saling menopang,” kata Mahyeldi di Padang, Rabu (3/12/2025).

Mahyeldi menginstruksikan daerah yang tidak terdampak untuk segera mengirim bantuan sesuai kemampuan, mulai dari alat berat, tenaga teknis, relawan, hingga logistik dan dukungan anggaran. Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong harus diterjemahkan dalam tindakan nyata.

“Saya meminta seluruh bupati dan wali kota bergerak cepat menyalurkan bantuan konkret. Penanganan bencana ini adalah tugas kita bersama sebagai satu kesatuan Sumatera Barat,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi lintas daerah melalui BPBD kabupaten/kota dan BPBD Provinsi Sumbar agar setiap bantuan yang dikirim tepat sasaran dan memberikan dampak yang maksimal. Menurutnya, semakin cepat sinergi dibangun, semakin besar peluang untuk menyelamatkan lebih banyak warga serta mempercepat proses pemulihan.

Menutup seruannya, Mahyeldi kembali mengingatkan bahwa kekuatan Sumatera Barat berada pada solidaritas masyarakatnya.

“Bencana boleh memisahkan jarak, tetapi tidak boleh memisahkan kepedulian. Mari berdiri bersama, kirimkan bantuan terbaik, dan tunjukkan bahwa Sumatera Barat adalah rumah besar yang selalu saling menjaga,” ujarnya.(adpsb/bud)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update