Notification

×

Iklan

Gotong Royong Bersihkan Pantai Morgan Pasca Banjir

Minggu, 21 Desember 2025 | 05:13 WIB Last Updated 2025-12-20T23:40:59Z

Pembersihan material sisa bencana di Pantai Morgan.

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Kementerian Kehutanan melaksanakan aksi gotong royong membersihkan tumpukan kayu dan sampah di Pantai Morgan, Kelurahan Parupuak Tabiang, Kota Padang, Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan ini digelar sebagai upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi, sehingga aktivitas nelayan dapat kembali normal. Aksi pembersihan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, bersama Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, dengan melibatkan perangkat daerah, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat.

Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya pembersihan kayu sisa banjir untuk menjaga keselamatan nelayan dan memulihkan ekonomi masyarakat pesisir. “Dengan kerja sama semua pihak, nelayan bisa melaut dengan aman, dan kegiatan ekonomi masyarakat pesisir kembali berjalan,” ujarnya.

Pembersihan pantai ini telah berlangsung secara bertahap selama sepekan terakhir melalui koordinasi Dinas Kehutanan dan Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, dengan dukungan berbagai pihak. 

Mahyeldi menambahkan, “Kami berusaha menghadirkan solusi nyata yang langsung dirasakan masyarakat, khususnya para nelayan di Pantai Morgan.”

Gubernur juga mengapresiasi dukungan Kementerian Kehutanan yang menyalurkan empat unit ekskavator dan armada angkut untuk mempercepat proses pembersihan. “Berkat dukungan ini, proses pembersihan berjalan lebih cepat, dan nelayan mulai kembali melaut,” ujarnya.

Meski demikian, Mahyeldi mengingatkan pentingnya aturan yang jelas terkait pengelolaan dan pemanfaatan kayu sisa bencana agar tidak menimbulkan masalah hukum. 

Menanggapi hal itu, Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, menyebut pemanfaatan kayu terbawa banjir telah diatur melalui Instruksi Presiden dan Surat Edaran Menteri Kehutanan tertanggal 8 Desember 2025. 

“Pemerintah daerah dapat memanfaatkan kayu tersebut untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, dengan koordinasi instansi terkait,” jelas Rohmat.

Sekitar 250 personel dilibatkan dalam aksi ini, terdiri dari UPT Kementerian Kehutanan Sumbar, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, unsur TNI-Polri, relawan Semen Padang, aparat kecamatan, serta warga setempat.

Ketua RT 05 RW 17 Kelurahan Parupuak Tabiang, Zulkarnain, menyambut baik kehadiran pemerintah pusat dan daerah. “Alhamdulillah, pantai sudah mulai bersih, dan nelayan bisa melaut lagi,” ujarnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update