![]() |
| Anggota DPRD Pasaman, Nurul Afif, turun langsung ke lokasi terdampak bencana. |
Pasaman, Rakyatterkini.com - Bencana banjir, galodo, dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat kembali meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat.
Hujan deras yang turun berhari-hari menyebabkan lumpuhnya infrastruktur vital, rusaknya rumah warga, hingga terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada alam.
Di Kabupaten Pasaman, dampak bencana tercatat cukup serius. Sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan, mulai dari jalan dan jembatan hingga permukiman warga.
Kondisi paling parah terjadi di Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, di mana satu unit jembatan gantung putus total, sehingga memutus akses warga untuk beraktivitas dan memperlambat distribusi bantuan.
Situasi tak kalah memprihatinkan dialami warga Jorong Pandam. Satu unit rumah dilaporkan tertimbun longsor, sementara empat rumah lainnya terancam akibat erosi tebing. Banjir limpahan dari Batang Alahan Panjang turut merendam permukiman warga, memaksa sebagian keluarga hidup dalam kecemasan.
Tak hanya permukiman, bencana juga menghantam sumber penghidupan warga. Banjir bandang meluluhlantakkan lahan pertanian di Jorong Pandam, Nagari Limo Koto, Kecamatan Bonjol. Sawah warga rusak parah, tanaman padi gagal panen, dan beban ekonomi masyarakat kian berat.
Melihat kondisi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Pasaman dari Fraksi NasDem, Nurul Afif, bergerak cepat turun langsung ke lokasi terdampak. Kehadiran wakil rakyat di tengah warga menjadi bentuk kepedulian nyata sekaligus upaya memastikan kondisi masyarakat pasca bencana.
Sebagai wujud empati, Nurul Afif menyalurkan 136 paket sembako kepada warga terdampak banjir dan longsor di Jorong Pandam. Bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan minyak makan guna membantu mencukupi kebutuhan harian masyarakat selama masa tanggap darurat.
“Kami hadir untuk membantu semampu kami. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menjadi langkah awal pemulihan pasca bencana,” ujar Nurul Afif kepada Minangsatu, Minggu (7/12/2025), saat menyerahkan bantuan di lokasi.
Ia juga berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap upaya penanganan dan pencegahan bencana, agar kejadian serupa tidak terus berulang dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan tenang. (St.M)


