Jakarta, Rakyatterkini.com – Banjir hebat melanda Provinsi Aceh, dengan Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat banjir bandang dan longsor pada Rabu (26/11/2025) lalu.
Selama sembilan hari pascabencana, bantuan belum tiba di lokasi. Ribuan kendaraan, mulai dari mobil pribadi hingga bus, teronggok di sepanjang jalan sejauh sekitar 5 kilometer. Kondisi ini memperlihatkan besarnya dampak banjir yang menimpa sebagian wilayah Sumatera dalam sepekan terakhir, sebagaimana dikutip dari iNews.id.
Hingga saat ini, warga masih kesulitan memperoleh air bersih, listrik, dan jaringan komunikasi karena semua fasilitas terputus. Seorang warga yang merekam situasi Kota Aceh Tamiang dan dibagikan ulang oleh akun Instagram @Jktfeed menggambarkan kondisi kota sebagai “Kota Zombie” karena kehancuran yang meluas dan bau bangkai yang menyengat.
"Jalanan Aceh Tamiang dipenuhi mobil terbengkalai hingga panjangnya hampir 5 km," tulis akun tersebut. Dalam videonya, terlihat deretan mobil yang terjebak macet saat banjir datang, bukan sengaja ditinggalkan, tetapi menjadi korban bencana.
Di sisi lain, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, baru berhasil memasuki wilayah terdampak pada Kamis (4/12/2025) dini hari WIB. Ia membawa 30 ton bantuan berupa sembako, termasuk air minum, beras, mi instan, biskuit, telur, serta berbagai obat-obatan untuk meringankan penderitaan warga. (da*)


