Notification

×

Iklan

Akses Jalan Aceh–Medan Kembali Normal

Rabu, 31 Desember 2025 | 08:59 WIB Last Updated 2025-12-31T01:59:00Z

Jakarta, Rakyatterkini.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, akses jalan di wilayah Aceh hingga Sumatra Utara kini telah pulih. Lintas timur dan barat dilaporkan tidak lagi mengalami hambatan, sehingga perjalanan dari Banda Aceh ke Medan dan sebaliknya sudah bisa dilalui.

“Berdasarkan update dari Kementerian Pekerjaan Umum, seluruh akses lintas timur dan barat sudah lancar. Artinya, perjalanan Banda Aceh–Medan maupun Banda Aceh hingga Nagan Raya sudah bisa dilakukan tanpa hambatan,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, kepada wartawan, Selasa (30/12/2025).

Sementara itu, di lintas tengah, sejumlah akses dan jembatan masih dalam perbaikan. Beberapa titik mengalami longsoran cukup dalam, sehingga pemulihannya membutuhkan waktu lebih lama. Meski demikian, BNPB menegaskan penanganan pada lokasi terdampak banjir telah rampung sepenuhnya.

“Kami terus mengupayakan percepatan pemulihan di jalur lintas tengah. Lintas timur dan barat sudah selesai, dan koneksi dari timur maupun barat menuju lintas tengah juga sudah ditangani,” kata Abdul Muhari.

Ia menambahkan, meski beberapa jembatan masih diperbaiki, dari 38 ruas jalan terdampak, 34 ruas atau sekitar 89,4 persen sudah selesai ditangani.

Selain itu, pembersihan dan normalisasi sungai juga terus dipacu. Hal ini menjadi perhatian penting karena curah hujan di Aceh–Sumatera masih tinggi, sementara beberapa alur sungai telah berubah secara signifikan, sehingga kapasitas tampung air berkurang dan berpotensi menimbulkan banjir.

“Beberapa sungai kami lakukan normalisasi dan dibantu operasi modifikasi cuaca. Bersama Kementerian PU serta TNI-Polri, kami terus memaksimalkan kapasitas tampung air di drainase primer agar risiko luapan bisa diminimalkan,” jelasnya.

Menurut Abdul Muhari, normalisasi sungai menjadi perhatian karena di sejumlah titik jembatan masih terdapat debris berupa kayu, lumpur, dan benda lain yang menghambat aliran air, sehingga berpotensi menyebabkan banjir jika tidak segera dibersihkan. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update