Notification

×

Iklan

46 Ribu Warga Bener Meriah Masih Terisolir

Minggu, 07 Desember 2025 | 01:25 WIB Last Updated 2025-12-07T00:52:22Z

Warga Bener Meriah berjalan kaki untuk mencari bahan pangan.

Aceh, Rakyatterkini.com – Sekitar 46 ribu warga dari enam kecamatan di Bener Meriah hingga kini masih terisolir akibat terputusnya akses jalan darat. Bantuan ke sejumlah desa terpaksa diangkut dengan berjalan kaki.


“Kondisi ini terjadi karena jalan darat menuju dan antar wilayah terdampak rusak parah, sehingga distribusi bantuan dan upaya pemulihan menjadi sangat sulit,” ujar Kadiskominfo Bener Meriah, Ilham Abdi, kepada wartawan, Sabtu (6/12/2025).


Rinciannya, desa-desa yang terdampak isolasi antara lain: 23 desa di Kecamatan Pintu Rime Gayo dengan 17.138 jiwa, 10 desa di Gajah Putih dihuni 10.396 orang, dan 15 desa di Mesidah dengan 6.325 penduduk. Selain itu, 14 desa di Syiah Utama (2.799 jiwa), 7 desa di Mesidah (6.024 jiwa), serta 4 desa di Timang Gajah (3.939 jiwa) juga mengalami kondisi serupa.


Ilham menyampaikan kekhawatiran terkait ketersediaan logistik dan kebutuhan pokok. Laporan dari lapangan menyebutkan pasokan makanan, bahan bakar, serta kebutuhan penting seperti susu bayi dan selimut mulai menipis.


Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan BNPB terus berupaya keras menjangkau warga terdampak. “Idealnya bantuan disalurkan melalui jalan darat, namun saat ini banyak titik yang tidak dapat dilalui kendaraan. Warga bahkan harus berjalan kaki sambil memikul logistik untuk dibawa ke desa mereka,” tambahnya.


Hingga kini, akses darat ke Bener Meriah belum bisa dilalui mobil maupun truk. Bantuan dipasok melalui udara menggunakan helikopter dan pesawat untuk menjangkau wilayah dataran tinggi Gayo.


“Prioritas utama adalah keselamatan warga dan memastikan seluruh desa terdampak segera mendapatkan bantuan,” pungkas Ilham.(da*)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update