Notification

×

Iklan

38 Orang Hilang, Pencarian di Agam Dihentikan

Kamis, 25 Desember 2025 | 05:15 WIB Last Updated 2025-12-24T22:15:00Z

Suasana di dapur umum Palembayan Agam.

Lubukbasung, Rakyatterkini.com – BPBD Kabupaten Agam mencatat masih ada 3.919 warga yang mengungsi akibat rumah mereka rusak akibat bencana, termasuk di wilayah zona merah.

Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, menyampaikan bahwa para pengungsi tersebar di 16 kecamatan yang terdampak langsung oleh banjir bandang, tanah longsor, dan banjir.

“Jumlah pengungsi terbanyak berada di Kecamatan Tanjung Raya 2.159 orang, Palembayan 1.023 orang, Malalak 330 orang, Palupuh 198 orang, Matur 156 orang, dan Ampek Koto 53 orang,” ujarnya, Rabu (24/12).

Para pengungsi kini menempati masjid, mushala, sekolah, kantor pemerintahan, rumah tetangga, serta lokasi pengungsian lainnya. Sementara itu, satu korban masih menjalani perawatan di RSUD Lubuk Basung.

BPBD mencatat total 163 orang meninggal dunia akibat bencana ini, dengan rincian: Palembayan 136 orang, Malalak 14 orang, Tanjung Raya 10 orang, dan sisanya tersebar di Palupuh, Matur, dan Ampek Nagari.

Selain itu, 38 orang dilaporkan hilang. Mereka berasal dari Palembayan (32 orang), Malalak (3 orang), Tanjung Raya (2 orang), dan Lubuk Basung (1 orang). Pencarian resmi dihentikan pada Senin (22/12) setelah mendapatkan persetujuan dari ahli waris.

Dampak kerusakan yang tercatat antara lain: 26 orang terisolasi, rumah rusak ringan 367 unit, rusak sedang 287 unit, rusak berat 851 unit, 21 titik jalan rusak, 28 jembatan rusak, 27 tempat ibadah terdampak, 121 fasilitas pendidikan rusak, 2.188,77 hektare lahan pertanian terdampak, dan 5.481 ekor ternak hilang atau rusak.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update