Pariaman, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman kembali mencatat prestasi gemilang. Kali ini, penghargaan datang dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia atas keberhasilan Kota Pariaman dalam mendukung Program Digitalisasi Pembelajaran.
Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen, Eko Susanto, pada acara Malam Apresiasi dan Pemberian Penghargaan bagi Pemerintah Daerah terbaik dalam pelaksanaan Program Prioritas Kemendikdasmen. Kegiatan ini digelar oleh Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sumatera Barat di Aula BBPMP Sumbar, Kota Padang.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, hadir langsung menerima penghargaan tersebut, didampingi Bunda PAUD Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Hertati Taher, Kepala Dinas Kominfo, Yalviendri, serta tim Media Center Kominfo Kota Pariaman.
Acara ini juga dihadiri perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, para kepala dinas pendidikan, pengawas sekolah, serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang pendidikan.
“Penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis digital,” ujar Yota Balad usai menerima penghargaan. Ia menambahkan, Pemko Pariaman berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan BBPMP dan Kemendikdasmen guna mendorong transformasi pendidikan di daerah.
Menurut Yota Balad, Kota Pariaman secara aktif mendukung Program Digitalisasi Pembelajaran yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto. “Program ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat transformasi pendidikan nasional, sekaligus menjaga agar Indonesia tidak tertinggal dalam perkembangan global,” jelasnya.
Saat ini, bantuan dari Kemendikdasmen berupa Interactive Flat Panel (IFP) atau papan tulis digital telah diterima oleh sekolah mulai dari PAUD, SD, hingga SMP. Yota menilai meskipun belum merata, penggunaan papan tulis digital telah membuat proses belajar-mengajar lebih menarik, interaktif, dan efektif.
“Papan tulis digital meningkatkan interaktivitas pembelajaran dan efisiensi pengajaran, sekaligus mengurangi penggunaan papan tulis manual. Selain itu, alat ini juga ramah lingkungan karena tidak memerlukan kapur maupun spidol,” tambahnya.
Yota Balad berharap ke depannya bantuan dari Program Prioritas Kemendikdasmen dapat mencakup seluruh sekolah di Kota Pariaman sehingga digitalisasi pembelajaran bisa diterapkan secara menyeluruh.
Sementara itu, Kepala BBPMP Sumbar, Muslihuddin, mengatakan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen dan kinerja pemerintah daerah dalam mengimplementasikan berbagai program prioritas Kemendikdasmen, termasuk peningkatan mutu pembelajaran, transformasi satuan pendidikan, penguatan literasi dan numerasi, serta pendampingan implementasi Kurikulum Merdeka.
“Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memastikan layanan pendidikan berjalan optimal. Penghargaan ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga motivasi agar daerah terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkap Muslihuddin.
Kemendikdasmen melalui BBPMP Sumbar menilai capaian daerah berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari implementasi kebijakan, pencapaian mutu, dukungan anggaran, hingga inovasi daerah dalam mendampingi satuan pendidikan, sebelum menetapkan penerima penghargaan.(da*)


