Notification

×

Iklan

Wali Kota Sawahlunto Terima World Bank dan PLN, Bahas Transisi Energi Terbarukan Berbasis Biomassa dan PLTA Pumped Storage

Rabu, 05 November 2025 | 10:40 WIB Last Updated 2025-11-05T03:40:27Z

Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, audiensi dengan perwakilan World Bank dan PT PLN.

Sawahlunto, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kota Sawahlunto terus menunjukkan keseriusannya dalam mendukung agenda nasional menuju transisi energi hijau. 

Wali Kota Riyanda Putra menerima audiensi dari perwakilan World Bank dan PT PLN (Persero) di Balaikota Sawahlunto, Selasa (4/11/2025), membahas program Indonesia Renewable Energy Scale-Up and Economic Diversification of Sawahlunto.

Dalam pertemuan tersebut, pihak PLN dan World Bank memaparkan hasil kajian awal potensi pengembangan energi terbarukan berbasis biomassa serta teknologi pumped storage hydropower (PLTA Pumped Storage) sebagai opsi utama dalam transisi energi di wilayah Sawahlunto. 

Kajian ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam diversifikasi ekonomi pasca-pertambangan yang selama ini menjadi tulang punggung kota.

Riyanda Putra menyampaikan dukungan prinsip terhadap rencana kolaboratif tersebut, namun menegaskan bahwa implementasi program harus berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Program energi berbasis transisi ini tidak boleh menimbulkan risiko bagi masyarakat. Setiap keputusan harus memastikan keselamatan, kenyamanan, dan hak hidup warga tetap terlindungi,” ujar Riyanda Putra menegaskan.

Wali Kota meminta agar pihak PLN dan World Bank memperkuat kajian teknis serta analisis sosial-lingkungan secara menyeluruh sebelum program diterapkan. Menurutnya, langkah hati-hati diperlukan agar transisi energi benar-benar memberikan manfaat ekonomi dan ekologis tanpa menimbulkan dampak negatif bagi warga sekitar.

 Kami ingin setiap program strategis seperti ini dijalankan secara komprehensif, terukur, dan berpihak kepada masyarakat lokal. Sawahlunto siap bertransformasi, tetapi dengan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial,” tambahnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri oleh Ketua Komisi I dan Komisi III DPRD Sawahlunto beserta Forkopimda, sebagai wujud koordinasi lintas lembaga untuk memastikan proses diversifikasi ekonomi dan transisi energi di Sawahlunto berjalan transparan, inklusif, dan berkeadilan.

Pertemuan ini menandai langkah penting bagi Sawahlunto yang tengah berupaya menyeimbangkan antara pelestarian lingkungan dan pembangunan ekonomi, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengimplementasikan transisi energi berkeadilan menuju masa depan yang berkelanjutan. (Benny)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update