Notification

×

Iklan

Unand Terapkan Juru Bahasa Isyarat di Wisuda 2025

Minggu, 23 November 2025 | 01:15 WIB Last Updated 2025-11-22T18:15:00Z

Universitas Andalas (Unand) 

Padang, Rakyatterkini.com – Universitas Andalas (Unand) menegaskan komitmennya terhadap pendidikan inklusif dengan menghadirkan Juru Bahasa Isyarat (JBI) pada Wisuda V Tahun 2025, Sabtu (22/11). Kehadiran JBI ini memastikan seluruh peserta, termasuk mahasiswa penyandang disabilitas, dapat mengikuti prosesi wisuda dengan akses informasi yang setara.

Rektor Unand, Efa Yonnedi, Ph.D, memberikan penghargaan khusus kepada Frizka Kurnia Rahman, mahasiswa disabilitas rungu dari Program Studi Ilmu Sejarah, yang berhasil menyelesaikan studinya. Menurut Rektor, prestasi Frizka menjadi bukti bahwa kesempatan pendidikan harus terbuka untuk semua kalangan.

“Keberhasilan Frizka adalah kebanggaan kita bersama. Inklusivitas bukan sekadar wacana, tetapi harus diwujudkan dalam setiap layanan pendidikan,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Rektor juga mengingatkan para lulusan agar siap menghadapi tantangan dunia yang terus berkembang, mulai dari kecerdasan buatan hingga isu perubahan iklim. Ia menekankan bahwa ijazah bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru.

Selain menekankan inklusivitas, Unand juga mencatat berbagai prestasi akademik. Dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) 2025, Unand berada di posisi ke-8 nasional dan masuk peringkat 201–250 dunia untuk Interdisciplinary Science. Sementara dalam QS Ranking 2026, kampus ini menempati peringkat 396 Asia dan 77 Asia Tenggara.

Di bidang penelitian, Unand mengelola dana lebih dari Rp 60,12 miliar untuk 1.191 program penelitian, sedangkan pendanaan pengabdian masyarakat mencapai Rp 3,2 miliar, naik 47% dibandingkan tahun sebelumnya.

Transformasi digital kampus juga semakin nyata melalui penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada ijazah, layanan administrasi digital MyUNAND, serta efisiensi transaksi keuangan melalui SAKU Digital. Selain itu, Pusat Layanan Terpadu hadir sebagai satu pintu layanan yang lebih mudah diakses.

Rektor menutup sambutannya dengan pesan agar para lulusan tetap menjaga integritas, adaptif terhadap perubahan zaman, dan menjalin hubungan erat dengan almamater.

“Wisuda ini bukanlah akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang. Jadilah lulusan yang memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update