Notification

×

Iklan

Tujuh Pengawal Wali Kota Uruapan Ditangkap Terkait Pembunuhan Manzo

Sabtu, 22 November 2025 | 23:33 WIB Last Updated 2025-11-22T17:13:54Z

Pemakaman Wali Kota Uruapan di Meksiko, Carlos Manzo

Jakarta, Rakyatterkini.com – Tujuh anggota pengawal Wali Kota Uruapan, Carlos Manzo, ditangkap otoritas Meksiko karena diduga terlibat dalam pembunuhan sang wali kota. Penangkapan diumumkan oleh kantor kejaksaan setempat pada Jumat (22/11/2025) waktu Meksiko.

Menurut keterangan kejaksaan, ketujuh pengawal yang masih aktif bertugas sebagai polisi itu ditahan sebagai bagian dari penyelidikan dugaan keterlibatan mereka dalam pembunuhan berencana terhadap Manzo, sebagaimana dilaporkan Aljazeera.

Manzo ditembak mati pada 1 November lalu di siang bolong, tepat di hadapan keluarganya. Pelaku penembakan disebut seorang remaja berusia 17 tahun, yang kemudian tewas ditembak oleh para pengawal wali kota. Otoritas setempat dan federal menduga ada keterlibatan kelompok kriminal terorganisir di balik aksi pembunuhan ini.

Insiden tragis itu terjadi bersamaan dengan peringatan Hari Orang Mati (Day of the Dead), dan memicu protes besar-besaran menentang pemerintah. Pemerintah federal pun meningkatkan kehadiran keamanan di Michoacan, wilayah yang dikenal rawan konflik kartel di barat Meksiko.

Manzo, yang berusia 40 tahun, dikenal sebagai figur publik yang vokal menentang kejahatan terorganisir. Ia menjabat sebagai Wali Kota Uruapan selama lebih dari setahun, dengan komitmen kuat untuk memberantas kartel narkoba yang berpengaruh di wilayah tersebut.

Hingga saat penangkapan, ketujuh pengawal masih aktif bertugas dan bahkan dipercayakan melindungi istri Manzo, Grecia Quiroz, yang ditunjuk oleh Kongres Negara Bagian sebagai pengganti suaminya.

Sebelumnya, pada Rabu, otoritas federal menangkap Jorge Armando “N”, alias “El Licenciado”, yang diduga sebagai salah satu otak di balik pembunuhan Manzo. Ia disebut memimpin sel kriminal yang terkait dengan Kartel Jalisco New Generation, salah satu kartel paling kejam di Meksiko.

Kematian Manzo memicu kemarahan publik yang terus berlanjut. Pada Sabtu pekan lalu, ribuan warga, terutama generasi muda, menggelar unjuk rasa besar di Mexico City untuk mengecam aksi pembunuhan tersebut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update