Jakarta, Rakyatterkini.com — Proses seleksi penerimaan Bintara Brimob Polri 2026 di Polres Pringsewu berlangsung ketat dan transparan. Tahapan awal digelar di Aula Polres Pringsewu pada Rabu (19/11/2025) dan dipimpin langsung Kabag SDM Polres Pringsewu, AKP Tamzis.
Sebanyak 30 peserta mengikuti seleksi tahap awal, namun dua orang dinyatakan tidak lolos. Satu peserta memilih mengundurkan diri, sementara satu lainnya tak memenuhi syarat minimal tinggi badan.
AKP Tamzis menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga integritas dan memastikan seluruh proses rekrutmen berjalan sesuai prosedur. Setelah penandatanganan pakta integritas, peserta melanjutkan tahapan pemeriksaan administrasi dan rikmin awal.
“Hari ini kita mulai melaksanakan rangkaian seleksi Bintara Brimob Polri Tahun 2026, yang diawali dengan penandatanganan pakta integritas,” ujar AKP Tamzis.
Tahapan seleksi meliputi pengecekan tinggi dan berat badan, verifikasi dokumen kependudukan dari Disdukcapil, serta keabsahan ijazah yang dikonfirmasi melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Pringsewu.
Para orang tua turut hadir di luar aula untuk memberikan dukungan moral kepada putra-putri mereka. Salah satu peserta, Aril Aditya Purba, menyampaikan tekad kuatnya mengikuti seleksi tahun ini.
Aril, anak bungsu dari empat bersaudara asal Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, mengungkapkan bahwa ini adalah upayanya yang ketiga untuk masuk Polri. Berasal dari keluarga wirausaha yang berdagang perlengkapan plastik, ia berharap bisa mengabdi kepada negara sekaligus meraih masa depan yang lebih baik.
“Motivasi saya mendaftar kali ini adalah untuk mengabdi kepada negara dan bangsa,” kata Aril.
Proses seleksi Bintara Brimob Polri 2026 ini diharapkan berlangsung objektif dan bebas intervensi, sehingga melahirkan personel Brimob yang berintegritas serta siap mengabdi kepada masyarakat dan negara.(da*)


