Notification

×

Iklan

Sumbar Tampilkan Kinerja Pemerintah Secara Terbuka Tanpa Login

Jumat, 21 November 2025 | 02:00 WIB Last Updated 2025-11-20T19:00:00Z

Wagub Vasko dalam presentasi uji publik di KIP RI.

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memaparkan langkah baru dalam memperluas akses keterbukaan informasi publik saat mengikuti Presentasi Uji Publik Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025 yang digelar Komisi Informasi (KI) Pusat pada 18–20 November di Jakarta.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, hadir bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rudy Rinaldy, serta jajaran Komisioner KI Sumbar dan Diskominfo. Di hadapan panel penilai, Vasko menjelaskan bahwa Sumbar kini menerapkan pendekatan integratif dalam pengelolaan informasi publik.

Alih-alih menambah banyak aplikasi, Pemprov memilih menggabungkan berbagai kanal layanan ke dalam satu dashboard tematik yang mudah diakses masyarakat. Informasi yang sebelumnya terpencar kini dipusatkan dalam satu tampilan, sehingga publik dapat memperoleh data secara menyeluruh tanpa perlu berpindah platform.

“Jumlah layanan kita tidak banyak karena semuanya sudah terintegrasi. Aplikasi yang ada tidak lagi berdiri sendiri, tetapi digabungkan dalam satu dashboard sehingga kebutuhan masyarakat bisa diakses dari satu pintu,” ujar Vasko.

Salah satu fitur unggulan yang dipamerkan adalah dashboard pembangunan yang sepenuhnya terbuka untuk publik. Meski beberapa provinsi memiliki dashboard serupa, Sumbar menjadi satu-satunya yang menampilkan kinerja pemerintah secara daring tanpa mewajibkan pengguna melakukan login.

“Dengan begitu, data realisasi anggaran, capaian fisik, hingga perbandingan kinerja antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat diakses masyarakat kapan saja,” jelasnya.

Informasi mengenai OPD dengan realisasi tertinggi hingga terendah juga ditampilkan secara transparan. Vasko menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen Pemprov untuk membuka ruang penilaian publik secara objektif. “Ombudsman pun bisa memantau perkembangan ini sebagai bagian dari pengawasan eksternal,” tambahnya.

Selain dashboard pembangunan, Pemprov Sumbar turut menyajikan keterbukaan data PPDB Online tingkat SMA/SMK, sehingga proses seleksi penerimaan siswa baru dapat diawasi publik secara transparan.

Pada sektor kebencanaan, Pemprov menyajikan data potensi bencana, catatan kejadian, hingga informasi mitigasi. “Sumatera Barat merupakan daerah yang rawan beragam bencana,” kata Vasko.

Pemprov juga memperluas keterbukaan melalui portal informasi lowongan kerja dan pembaruan sarana prasarana pendidikan. Salah satu program yang turut dipresentasikan adalah penyediaan wifi gratis di 119 sekolah.

“Fasilitas ini tidak hanya dimanfaatkan siswa, tetapi juga masyarakat sekitar. Ke depan, Pemprov berkomitmen memperluas program ini ke seluruh sekolah di Sumatera Barat,” ujarnya.

Menurut Vasko, integrasi dashboard ini merupakan upaya agar masyarakat tidak hanya menerima informasi, tetapi juga berperan aktif sebagai pengawas jalannya pemerintahan.

“Kami ingin informasi ini benar-benar dapat diakses publik secara langsung dan terbuka,” tuturnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update