Padang, Rakyatterkini.com – Kontingen Sumatera Barat berhasil meraih medali perak pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Barongsai 2025 yang digelar di Bali. Prestasi ini diraih pada kategori Tradisional di hari pertama perlombaan, Sabtu (22/11/2025).
Di kategori ketangkasan Zuo Tou, tim Sumbar yang tergabung dalam Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) berhasil lolos dari babak kualifikasi dan dijadwalkan menghadapi Kalimantan Selatan pada Minggu (23/11/2025).
Sementara itu, pada kategori ketangkasan Shang Tui, Sumbar juga melaju ke babak selanjutnya dan akan bersaing melawan Jawa Timur pada Senin (24/11/2025).
“Semoga Barongsai Sumbar terus melaju hingga babak utama dan kembali meraih medali. Mohon doa restu dari seluruh masyarakat Sumbar,” ujar Manajer Kontingen, Johnson Salean, melalui pesan WhatsApp, Sabtu malam.
Kontingen Sumbar tahun ini terdiri dari 40 orang. Rinciannya, tim Barongsai Taolu Bebas memiliki 11 atlet yang mengikuti enam kategori, tim Barongsai Tradisional berjumlah 15 atlet pada tiga kategori, serta tim Naga Taolu Bebas yang beranggotakan 13 atlet bertanding di dua kategori.
Kejurnas Barongsai 2025 menjadi salah satu ajang bergengsi di tingkat nasional. Ketua Umum PB FOBI, Edy Kusuma, menekankan bahwa kompetisi ini tidak hanya menjadi tolok ukur prestasi antarprovinsi, tetapi juga momentum penting untuk pengembangan olahraga barongsai di Indonesia. Tahun ini, ajang ini diikuti oleh 18 provinsi.
Menurut Edy, standar kompetisi pada Kejurnas tahun ini semakin meningkat. Selain jumlah provinsi peserta yang lebih banyak, penyelenggaraan menekankan kombinasi unsur seni, ketangkasan, dan teknik yang lebih kompleks.
Venue pertandingan pun dikembangkan lebih representatif, sehingga atlet dapat menampilkan performa terbaik mereka. Ajang ini sekaligus menjadi barometer peningkatan kualitas barongsai nasional, baik dari sisi kreativitas koreografi maupun kemampuan teknis atlet.
Kontingen Sumbar, tambah Johnson Salean yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pengprov FOBI, bertanding pada tiga nomor utama: Barongsai Taolu Bebas, Barongsai Tradisional, dan Naga Taolu Bebas.
Dengan total 39 atlet dan satu official manajer, tim menargetkan hasil terbaik sekaligus pengalaman berharga di level nasional.(da*)


