Notification

×

Iklan

Peternak Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 20 November 2025 | 18:34 WIB Last Updated 2025-11-20T11:34:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Di tengah kabar kenaikan harga telur di beberapa daerah, para peternak menegaskan bahwa harga di tingkat peternak tetap stabil. Saat ini, harga telur masih berada di kisaran Rp24.000–Rp26.500 per kilogram, sesuai harga acuan pemerintah.

Ketua Presidium Pinsar Petelur Nasional, Yudianto Yosgiarso, menekankan bahwa seluruh peternak ayam petelur di Indonesia menjual telur dengan harga yang stabil, bahkan di bawah batas acuan.

“Saat ini kami menjual di kisaran Rp24.000–Rp26.500 per kilogram. Tidak ada kenaikan. Jadi jika harga di pasar melonjak, pertanyaannya adalah siapa yang memainkan harga?” ujar Yudianto, dikutip di Jakarta, Kamis (20/11/25).

Yudianto menambahkan, produksi telur nasional saat ini mencapai 6,4 hingga 6,5 juta ton, sehingga kondisi pasokan masih surplus dan tidak ada alasan kenaikan harga karena kekurangan stok.

Untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), peternak diminta menambah produksi hingga 700 ribu ton secara bertahap, dan mereka siap memenuhinya.

“Produksi aman dan surplus masih tersedia. Kami siap mendukung program nasional,” kata Yudianto.

Dia juga menyebut stabilnya harga telur tidak lepas dari kebijakan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. Bantuan Subsidi Pakan Hijauan dan Pakan Jagung (SPHP) yang mulai diberikan Oktober lalu terbukti meringankan biaya pakan, komponen terbesar dalam produksi telur.

“Bantuan SPHP jagung sangat membantu, dan kami berharap program ini berlanjut agar stabilitas harga tetap terjaga hingga Desember dan Januari,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update