Notification

×

Iklan

Pesawat Eksperimental NASA Uji Terbang Perdana di California

Minggu, 02 November 2025 | 17:07 WIB Last Updated 2025-11-02T10:07:00Z

NASA X-59 Terbang Perdana, Era Supersonik Senyap Dimulai! 

Jakarta, Rakyatterkini.com– Pesawat eksperimental X-59 Quiet SuperSonic Technology (QueSST) milik NASA berhasil melakukan penerbangan perdananya pada 28 Oktober 2025 dari fasilitas Lockheed Martin Skunk Works di Palmdale, California. Uji terbang ini menjadi tonggak penting menuju era penerbangan supersonik yang lebih hening dan ramah lingkungan.

Sejak 1960-an, penerbangan supersonik sipil dipandang sebagai masa depan industri dirgantara. Namun, ambisi ini terhenti akibat kebisingan sonic boom yang dihasilkan pesawat seperti Concorde dan Tupolev Tu-144. Suara ledakan sonic boom mencapai 110–140 dB, setara dengan guntur yang menggelegar, sehingga banyak negara melarang penerbangan supersonik di atas daratan.

Kini, lebih dari 50 tahun kemudian, NASA bersama Lockheed Martin mencoba mewujudkan kembali mimpi itu melalui X-59. Pesawat eksperimental satu kursi ini dirancang untuk mengubah sonic boom menjadi “sonic thump” — suara lebih lembut yang setara dengan pintu mobil tertutup, sekitar 60–80 dB.

Desain aerodinamis X-59 memungkinkan gelombang kejut terpecah sepanjang badan pesawat, bukan terkonsentrasi di hidung. Dengan pendekatan ini, suara yang biasanya keras dapat terdengar lebih halus dan tersebar. NASA menilai inovasi ini sebagai langkah kunci untuk membuka izin penerbangan supersonik komersial di masa depan.

"Kami sangat antusias dengan keberhasilan penerbangan pertama X-59," kata OJ Sanchez, Wakil Presiden dan General Manager Lockheed Martin Skunk Works. "Pesawat ini menunjukkan inovasi dan keahlian tim kami, sekaligus membuka jalan bagi generasi baru penerbangan supersonik yang lebih senyap."

Pada penerbangan perdana, X-59 belum mencapai kecepatan supersonik. Fokus uji coba ini adalah memeriksa kelaikan struktur, sistem kontrol, dan stabilitas terbang. Uji berikutnya akan dilakukan di NASA's Armstrong Flight Research Center, Edwards, California, termasuk penerbangan di atas komunitas terpilih untuk menilai tingkat kebisingan dari sudut pandang publik.

Jika program ini berhasil, NASA berharap larangan penerbangan supersonik di atas daratan Amerika Serikat sejak 1973 dapat dicabut. Hal ini berpotensi membuka peluang bagi maskapai komersial menghadirkan perjalanan antar-benua lebih cepat tanpa menimbulkan suara mengganggu, demikian dilaporkan New Atlas.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update