Notification

×

Iklan

Pemkab Agam Percepat Penanganan Bencana Lewat Rapat Koordinasi

Minggu, 30 November 2025 | 10:05 WIB Last Updated 2025-11-30T03:14:35Z

Rapat koordinasi

Lubuk Basung, Rakyatterkini.com– Menanggapi maraknya titik bencana di Kabupaten Agam, Pemerintah Daerah menggelar rapat koordinasi untuk memastikan penanganan dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. 

Pertemuan tersebut berlangsung di Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Kecamatan Lubuk Basung, pada Sabtu (29/11/2025).

Rapat ini dihadiri Ketua DPRD Agam, para kepala OPD, unsur Forkopimda, serta sejumlah pihak terkait. Fokus utama pembahasan adalah menyamakan persepsi dan membentuk tim yang akan turun langsung ke tiga wilayah terdampak, yakni Kecamatan Palembayan, Tanjung Raya, dan Malalak.

Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi serta Sumber Daya Alam BNPB, Eny Supartini, menilai rapat ini sangat strategis untuk mempercepat upaya penanggulangan bencana di Agam.

“Pertemuan ini menjadi momentum untuk menyampaikan pendapat, menyamakan persepsi, dan memastikan sarana-prasarana penanganan bencana berjalan terpadu,” ujarnya.

Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM Dt Tan Batuah, menekankan pentingnya seluruh OPD turun langsung ke lapangan dan mengerahkan seluruh kemampuan guna membantu masyarakat terdampak.

“Mari kita curahkan tenaga dan pikiran seoptimal mungkin. Saya berharap setiap OPD memberikan kontribusi nyata dalam penanganan bencana ini,” kata Bupati.

Ia juga menyampaikan harapan agar BNPB pusat dapat menambah dukungan logistik dan alat berat untuk membersihkan material longsor dan banjir bandang di berbagai titik.

“Prioritas saat ini adalah mengevakuasi korban dan menyalurkan bantuan ke wilayah terisolir. Kita akan memaksimalkan seluruh sumber daya dan relasi untuk membantu masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekda Agam, Mhd. Lutfi, melaporkan sejumlah kecamatan mengalami kerusakan parah dan terputus akses jalannya, termasuk Kecamatan Matur, Palembayan, Malalak, Tanjung Raya, dan Tanjung Mutiara.

“Dari 16 kecamatan terdampak, beberapa titik benar-benar terisolir. Ini menjadi perhatian serius kita bersama,” ujarnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Agam menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan bencana, memastikan bantuan tersalurkan merata, serta memulihkan kondisi daerah terdampak secepat mungkin.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update