Notification

×

Iklan

Pelopor Teknologi Kesehatan Aqsa Aufa Dihargai DPD RI

Senin, 03 November 2025 | 14:13 WIB Last Updated 2025-11-03T07:13:00Z

Aqsa Aufa Syauqi Sadana, berhasil memenangkan DPD Award 2025 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia untuk pertama kalinya menggelar ajang penghargaan bertajuk DPD Award pada 28 Oktober 2025. Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menjelaskan, penghargaan tersebut digagas sebagai bentuk apresiasi bagi tokoh-tokoh daerah yang memberikan inspirasi dan kontribusi nyata bagi bangsa.

“Melalui DPD Award 2025 ini, kami ingin menemukan pahlawan lokal dan sosok unggul dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Sultan dalam keterangan tertulis, Minggu (2/11/2025).

Salah satu sosok muda yang menerima penghargaan tersebut adalah Aqsa Aufa Syauqi Sadana, pelopor inovasi teknologi dan kesehatan. Aqsa berhasil meraih penghargaan untuk Kategori Pembangunan Sosial dan Kesehatan berkat riset biomedis serta pengembangan teknologi kesehatan berbasis kearifan lokal yang telah diaplikasikan di masyarakat.

Aqsa dikenal luas sebagai inovator muda yang mampu membawa semangat kreativitas anak bangsa ke level dunia. Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus tekad untuk terus berkontribusi.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa menerima penghargaan ini. Bagi saya, ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga amanah dan tanggung jawab moral untuk terus berkarya bagi masyarakat,” kata Aqsa.

Menurutnya, DPD RI telah memberikan ruang bagi putra-putri daerah untuk menunjukkan kiprahnya. “Saya semakin percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil,” tambahnya.

Inovasi yang dikembangkan Aqsa bukan hanya berhenti di laboratorium. Melalui AQSA Center yang ia dirikan, riset dihubungkan dengan edukasi, pemberdayaan sosial, dan implementasi nyata di lapangan. Karyanya telah mendapatkan pengakuan internasional, termasuk paten dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) serta gelar Inventor Member (Inv) dari International Federation of Inventors Associations (IFIA) di Jenewa, Swiss.

Penghargaan ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai peneliti medis muda yang mampu bersaing secara global. Selain itu, Aqsa juga merupakan mahasiswa berprestasi internasional dari Universitas Diponegoro.

Aqsa menekankan pentingnya peran DPD RI sebagai jembatan antara daerah dan pemerintah pusat. Menurutnya, lembaga tersebut bukan hanya tempat menyalurkan aspirasi, tetapi juga wadah lahirnya gagasan perubahan untuk Indonesia.

Ia berharap keberhasilannya dapat menjadi pemantik semangat bagi generasi muda untuk terus berinovasi di bidang sosial, kesehatan, dan teknologi.

“Saya yakin masa depan Indonesia akan lahir dari kolaborasi antara ilmu pengetahuan dan kepedulian sosial. Generasi muda harus berani mengambil langkah, meski dimulai dari hal kecil. Tidak perlu menunggu sempurna untuk mulai bergerak,” ujarnya menutup pernyataan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update