Notification

×

Iklan

Padang Gelar Simulasi Tsunami Terbesar di Indonesia

Rabu, 05 November 2025 | 07:15 WIB Last Updated 2025-11-05T00:15:00Z

Wakil Walikota Maigus Nasir, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dan Kepala BPBD Sumbar Era Sukma Munaf

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang menyatakan kesiapan penuh untuk melaksanakan Simulasi Tsunami Drill terbesar di Indonesia, yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 5 November 2025. Kegiatan ini diperkirakan melibatkan sekitar 200 ribu warga dari 55 kelurahan di delapan kecamatan pesisir Kota Padang.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan pentingnya kegiatan ini saat menghadiri Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana 2025 di Lapangan Imam Bonjol, Selasa (4/11/2025).

“Besok, pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, sirene akan dibunyikan sebagai tanda dimulainya simulasi. Warga yang berada di zona merah tsunami diimbau untuk melakukan evakuasi menuju Tempat Evakuasi Sementara (TES) yang telah ditetapkan,” ujar Maigus Nasir.

Ia menambahkan, warga diimbau berjalan cepat saat evakuasi, tanpa berlari atau menggunakan kendaraan, agar simulasi berlangsung tertib dan aman. “Latihan ini penting agar masyarakat mengetahui langkah yang harus diambil jika terjadi bencana sungguhan, meski kita tetap berdoa agar Padang selalu aman dari bencana,” tambahnya.

Apel kesiapsiagaan ini diinisiasi Polda Sumatera Barat dan melibatkan berbagai unsur lintas sektor, termasuk TNI-Polri, Basarnas, BPBD, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, serta Aparatur Sipil Negara Kota Padang.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, menekankan bahwa Sumatera Barat termasuk wilayah dengan potensi bencana tinggi, terutama gempa bumi dan tsunami. “Kesiapsiagaan harus dimiliki semua pihak. Penanganan bencana tidak bisa mengandalkan individu, tetapi memerlukan sinergi seluruh unsur sesuai tugas masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Sumbar, Era Sukma Munaf, menyebut Sumatera Barat sebagai “etalase bencana” karena berada di pertemuan lempeng tektonik dunia. Ia mengapresiasi upaya pemerintah kabupaten dan kota, termasuk Kota Padang, dalam memperkuat mitigasi bencana melalui edukasi, pembangunan shelter tsunami, pemasangan rambu evakuasi, dan latihan simulasi secara berkala.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update