Padang, Rakyatterkini.com - Hingga Jumat pagi (28/11/2025), banjir masih merendam sejumlah rumah warga di Nagari Saniangbaka. Berdasarkan data dari posko darurat yang dihimpun infosumbar.net, tercatat 250 rumah mengalami kerusakan ringan, 10 unit rusak sedang, dan 30 rumah lainnya rusak berat.
Bencana ini juga membuat sekitar 20 warga terjebak di area ladang lantaran akses jalan menuju permukiman masih terputus total.
Sejumlah infrastruktur turut terdampak, termasuk tiga jembatan yang putus, satu unit mushala, serta dua bangunan sekolah yang ikut terendam banjir.
Kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini meliputi tenda, terpal, logistik konsumsi, selimut, genset, dan fasilitas dapur umum.
Enam jorong yang terkena dampak banjir antara lain Jorong Balai Tingkah, Jorong Balai Panjang, Jorong Balai Lalang, Jorong Aia Angek, Jorong Balai Gadang, dan Jorong Kapalo Labuh.
Selain merendam rumah warga, banjir juga menenggelamkan puluhan hektare sawah. Ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai pinggang orang dewasa, sehingga banyak warga memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
“Di Jorong Balai Lalang, ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa di sekitar Surau Ampalam atau SDN 19 Saniangbaka. Lima warga telah dievakuasi ke rumah warga yang aman,” ujar salah satu petugas.
Sementara itu, 18 warga lain yang masih terjebak di rumah berhasil dipindahkan ke hunian warga yang tidak terdampak.
Hingga saat ini, hujan masih mengguyur Kabupaten Solok dan proses evakuasi terus dilakukan.(da*)


