Notification

×

Iklan

Misteri ‘Telur Emas’ Ditemukan di Dasar Laut Alaska

Minggu, 30 November 2025 | 21:15 WIB Last Updated 2025-11-30T14:15:00Z

Telur Emas

Jakarta, Rakyatterkini.com – Para peneliti dibuat penasaran oleh penemuan benda berwarna emas dengan lubang di dasar laut lepas pantai Alaska. Benda berkilau ini terasa halus saat disentuh, menyerupai tekstur kulit.

National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menyatakan, para ahli masih belum bisa memastikan apa sebenarnya benda tersebut. Dugaan sementara, benda itu bisa berupa sisa cangkang telur atau spons laut.

“Sesuatu tampaknya mencoba masuk atau keluar dari benda ini,” ujar seorang peneliti saat siaran langsung penemuan, dikutip dari Daily Mail.

Benda yang dijuluki ‘telur emas’ ini ditemukan pada kedalaman sekitar 3.000 meter selama ekspedisi yang dipimpin NOAA dan disiarkan secara daring. NOAA bahkan membagikan foto penemuan tersebut di Twitter (sekarang X) dan menyebutnya sebagai bola emas, sambil memperkirakan benda itu kemungkinan besar merupakan cangkang telur.

Untuk meneliti lebih lanjut, NOAA menggunakan lengan robot yang dikendalikan dari jarak jauh untuk ‘menggelitik’ dan melepaskan objek tersebut dari bebatuan. Makhluk yang ada di dalamnya kemudian disedot ke dalam tabung untuk dibawa ke pantai, guna dilakukan pengujian DNA di laboratorium. Analisis ini diharapkan dapat mengungkap identitas benda dan makhluk yang ada di dalamnya.

Para ilmuwan masih berspekulasi mengenai penyebab lubang di bagian depan benda tersebut. Salah satu kemungkinan adalah akibat interaksi atau pertarungan dengan makhluk laut lain.

Mengacu pada fakta bahwa dua pertiga kehidupan di laut dalam masih belum diketahui, temuan ‘telur emas’ ini dianggap sebagai penemuan yang menarik dan berpotensi menambah pengetahuan baru.

Kerry Howell, profesor ekologi laut dalam di Plymouth University, menegaskan bahwa objek tersebut sangat unik dan misterius.

“Selama 20 tahun menelusuri laut dalam, saya belum pernah melihat yang seperti ini. Selalu menarik ketika menemukan hal-hal baru, dan saya menantikan analisis sampel untuk mengetahui apa sebenarnya benda ini,” ujarnya.

Dia menambahkan, “Masih banyak spesies yang belum ditemukan di laut dalam, sehingga tidak menutup kemungkinan ini adalah spesies baru.”(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update