Notification

×

Iklan

Makam Korban Pembunuhan JRR Dibuka, Polisi Cari Bukti Baru

Minggu, 23 November 2025 | 10:19 WIB Last Updated 2025-11-23T03:19:00Z

Tim gabungan Polres Merauke dan Bidlabfor Polda Papua ekshumasi makam bocah JRR 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Polisi membongkar makam JRR (11), anak penyandang disabilitas yang menjadi korban pembunuhan di Merauke. Tindakan ekshumasi tersebut dilakukan untuk kepentingan penyelidikan oleh tim gabungan Polres Merauke dan Bidlabfor Polda Papua di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Semangga 3, pada Jumat (21/11/2025).

Proses pembongkaran yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIT itu dipimpin oleh dokter forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua. Seluruh tahapan forensik dijalankan dengan ketat dan disaksikan pihak keluarga serta sejumlah instansi terkait guna memastikan proses berlangsung transparan.

Kasi Humas Polres Merauke, Ipda Andre MSB, membenarkan bahwa ekshumasi ini merupakan bagian dari penyidikan kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Ternate, Gang Evadekai, beberapa waktu lalu.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kegiatan hari ini dilakukan untuk mendukung proses tersebut,” ujar Andre, Sabtu (22/11/2025).

Pembongkaran makam dilakukan untuk memperoleh bukti forensik tambahan yang dapat memperjelas penyebab kematian JRR secara ilmiah. Polisi juga menurunkan 35 personel untuk mengamankan area TPU Semangga 3, menutup akses sekitar lokasi penggalian, dan memastikan proses berjalan tanpa hambatan.

Ekshumasi berlangsung sekitar tiga setengah jam, mulai dari pembukaan makam, pengangkatan jenazah, hingga pemeriksaan awal oleh tim forensik di tempat.

Langkah ini dianggap penting untuk menegaskan penyebab kematian korban, termasuk kemungkinan adanya jejak kekerasan atau bukti lain yang belum teridentifikasi saat pemeriksaan awal. Tim penyidik berharap hasil analisis forensik dapat memberikan petunjuk baru yang mengarah pada pelaku maupun motif di balik pembunuhan bocah tersebut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update