Notification

×

Iklan

Laporan Turunnya Mutu Pertalite Dibantah Pemerintah

Sabtu, 01 November 2025 | 00:15 WIB Last Updated 2025-10-31T17:15:00Z

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa kualitas bahan bakar Pertalite di wilayah Jawa Timur tetap terjaga dan sesuai standar. Kepastian ini disampaikan setelah beredar laporan masyarakat mengenai dugaan penurunan mutu BBM di sejumlah daerah.

Bahlil menyebutkan hasil uji laboratorium dari Lemigas serta hasil pengawasan Direktorat Jenderal Migas dan Pertamina Patra Niaga menunjukkan Pertalite di lapangan masih memenuhi kriteria yang ditetapkan. “Pengujian membuktikan bahwa Pertalite dalam kondisi baik,” kata Bahlil saat meninjau salah satu SPBU di Kota Malang, Rabu (29/10).

Dalam kunjungan tersebut, Bahlil didampingi Kepala BPH Migas Erika Retnowati, Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman, Tenaga Ahli Menteri ESDM Mulyono, serta Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra. Peninjauan dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah atas laporan sejumlah kendaraan yang mengalami gangguan usai menggunakan Pertalite di Lamongan, Gresik, dan Tuban.

Bahlil menegaskan komitmen pemerintah untuk bersikap terbuka dalam proses pengecekan kualitas BBM. “Kalau ada kendala, akan kami sampaikan. Pertamina juga tidak boleh main-main karena mereka bertanggung jawab atas kualitas dan penyaluran BBM bersubsidi,” tegasnya.

Selain pengecekan langsung ke SPBU, Kepala BPH Migas Erika Retnowati turut meninjau Fuel Terminal (FT) Malang guna memastikan ketersediaan dan distribusi BBM subsidi serta kompensasi tetap aman menjelang periode Natal dan Tahun Baru. Ia menyoroti pentingnya kesiapan stok di tengah potensi tantangan cuaca ekstrem dan kondisi geografis.

“Stok harus memadai hingga akhir tahun. Distribusi juga harus berjalan lancar agar tidak menimbulkan dampak bagi masyarakat,” ujar Erika.

FT Malang yang beroperasi sejak 1947 memiliki kapasitas 6.987 kiloliter dengan 10 tangki. Terminal ini memasok BBM ke 114 SPBU, 150 Pertashop, satu Stasiun Pengisian Diesel Nelayan (SPDN), serta berbagai industri dan instansi lainnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update