Notification

×

Iklan

KONI Sumbar Tekankan SDM Kompeten dalam Pembinaan Silat

Rabu, 19 November 2025 | 04:05 WIB Last Updated 2025-11-18T21:05:00Z

Raker IPSI Sumbar yang dihadiri Wagub Vasko Ruseimy dan Waketum 1 KONI Sumbar, Alvira. 

Padang, Rakyatterkini.com – Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Sumatera Barat menyelenggarakan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) di Padang, Senin (17/11/2025) malam. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah untuk merumuskan arah program pembinaan olahraga pencak silat, baik dari sisi budaya maupun prestasi.

Wakil Gubernur Sumbar sekaligus Ketua Umum IPSI Sumbar, Vasko Ruseymi, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pelestarian silat tradisi dan pengembangan prestasi. Menurutnya, kedua aspek ini tidak bisa dipisahkan karena merupakan bagian integral dari identitas budaya Minangkabau.

“Pembinaan silat tradisi dan silat prestasi harus berjalan bersamaan untuk membangun dan melestarikan budaya Minang. Silat adalah bagian dari budaya itu sendiri,” ujar Vasko.

Vasko juga menegaskan bahwa semua pelatih, wasit, dan atlet perlu memiliki dasar yang kuat dalam silat tradisi. Selain itu, ia mendorong agar program latihan silat dijadikan kegiatan ekstrakurikuler di seluruh sekolah di Sumbar.

“Latihan silat sebagai ekstrakurikuler di sekolah harus menjadi prioritas. IPSI bersama Dinas Pendidikan perlu segera menyusun kurikulum yang mendukung kegiatan ini,” tambahnya.

Vasko berharap Rakerprov menghasilkan program yang dapat mendorong lahirnya prestasi membanggakan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita ingin pencak silat Sumbar tidak hanya meraih prestasi, tetapi juga mampu membawa budaya Minang ke kancah dunia,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumbar yang diwakili Wakil Ketua Umum I, Alvira, menekankan bahwa pencak silat adalah cabang olahraga yang berakar kuat dalam budaya Indonesia, khususnya Minangkabau.

Alvira berharap Rakerprov mampu menghasilkan program yang sesuai dengan tantangan pembinaan olahraga saat ini.

“Pelaksanaan Rakerprov diharapkan menghasilkan program yang relevan untuk menghadapi tantangan pembinaan olahraga masa depan, baik dalam prestasi olahraga, industri olahraga, maupun sport tourism,” kata Alvira.

Ia menambahkan, keberhasilan program juga harus didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten.

“Program yang baik harus dilaksanakan oleh orang-orang yang ahli di bidangnya, baik dalam aspek teknis olahraga, pengembangan menuju industri olahraga, maupun promosi wisata,” pungkas Alvira.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update