Notification

×

Iklan

Komisi Reformasi Polri Audiensi dengan Gerakan Nurani Bangsa

Jumat, 14 November 2025 | 02:35 WIB Last Updated 2025-11-13T19:35:00Z

Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar audiensi 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar audiensi dengan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/11/2025). Pertemuan ini dihadiri tokoh-tokoh nasional dari berbagai latar belakang.

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, menyebut audiensi ini sebagai forum penting untuk menghimpun masukan dari GNB, yang sebelumnya telah menjadi garda terdepan dalam menyuarakan gagasan reformasi menyeluruh kepada Presiden.

“Pertemuan ini menghadirkan banyak masukan bernilai, baik yang bersifat teknis maupun filosofis, demi memperbaiki sistem kepolisian,” ujar Jimly. Ia menekankan, salah satu fokus utama reformasi adalah menjauhkan Polri dari intervensi politik dan kepentingan bisnis agar kepercayaan publik dapat kembali pulih.

Pimpinan GNB, Sinta Nuriyah Wahid, menekankan pentingnya peran Polri sebagai pelindung rakyat dan penjaga kedaulatan bangsa.

“Kepolisian dibutuhkan untuk menjaga kedaulatan negara, bukan untuk menyakiti rakyat. Hal ini hanya dapat terwujud melalui penyelenggaraan negara yang adil dan berpihak pada masyarakat,” tegasnya.

Di sisi hukum, Otto Hasibuan menilai pembentukan Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai momentum bersejarah yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ia menyebut keputusan Presiden sebagai “keputusan emas” yang membuka peluang besar untuk memperbaiki institusi kepolisian.

“Kami membuka diri bagi semua pihak untuk memberikan kontribusi positif. Reformasi ini bukan sekadar tentang masalah, tetapi juga solusi,” tambah Otto. Ia menekankan, komisi akan fokus menelusuri akar permasalahan yang membuat kepercayaan publik terhadap Polri belum sepenuhnya pulih, sekaligus mencari perbaikan sistemik.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut mengapresiasi dukungan dan semangat kolaboratif dari Komisi Reformasi dan GNB. Ia menegaskan, Polri terus terbuka terhadap kritik dan masukan untuk meningkatkan kinerja serta memperkuat kepercayaan masyarakat.

“Pendapat dan masukan masyarakat sangat penting agar Polri menjadi institusi yang benar-benar melindungi, melayani, dan mencintai rakyat,” ujar Kapolri. Ia menambahkan, Polri siap menindaklanjuti seluruh rekomendasi komisi sebagai bagian dari upaya mewujudkan reformasi menyeluruh dan berkelanjutan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update