Notification

×

Iklan

Kolaborasi Global Perkuat Talenta dan Inovasi AI Telekomunikasi

Rabu, 12 November 2025 | 22:33 WIB Last Updated 2025-11-12T15:33:00Z

Peresmian AI-RAN Research Center kolaborasi Indosat, Nokia dan NVIDIA di Surabaya

Jakarta, Rakyatterkini.com – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH), bersama Nokia dan NVIDIA, hari ini resmi membuka AI-RAN Research Center di Surabaya.

Melalui siaran pers, Indosat menjelaskan bahwa AI-RAN Research Center merupakan pusat pengembangan jaringan Radio Access Network (RAN) berbasis kecerdasan buatan (AI). Inisiatif ini menjadi fase pertama dari kemitraan strategis yang diumumkan pada Mobile World Congress (MWC) 2025 di Barcelona.

Kolaborasi ini memadukan teknologi RAN mutakhir dari Nokia, platform komputasi canggih dari NVIDIA, serta jaringan komersial Indosat untuk mengintegrasikan AI dalam ekosistem telekomunikasi di Indonesia. Dengan mengusung tema “AI oleh orang Indonesia, untuk Indonesia”, pusat ini menjadi lokasi pertama di Asia yang merupakan hasil kerja sama AI-RAN antara ketiga perusahaan, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai pionir pengembangan jaringan berbasis AI.

AI-RAN Research Center tidak hanya menghadirkan software-defined RAN berkinerja tinggi, tetapi juga terhubung langsung dengan Sovereign AI Factory milik Indosat yang didukung NVIDIA. Kedua platform ini berfungsi sebagai komputasi terdistribusi, mendekatkan kemampuan AI ke pelanggan untuk memberikan pengalaman digital lebih baik sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui investasi RAN.

Fokus riset di pusat ini meliputi optimasi jaringan nirkabel berbasis AI, peningkatan performa, efisiensi energi, dan skalabilitas melalui pemrosesan sinyal radio dengan AI/ML. Platform ini mendukung beban kerja AI dan RAN melalui NVIDIA Aerial RAN Computer 1 (ARC-1) dan menyiapkan tahap implementasi komersial menggunakan NVIDIA ARC-Pro dan perangkat lunak Nokia CUDA-accelerated anyRAN, memungkinkan terciptanya jaringan seluler yang lebih adaptif, dinamis, dan cerdas bagi pelanggan Indosat.

Melalui inisiatif ini, Indosat, Nokia, dan NVIDIA bertujuan membangun “AI Grid”, jaringan yang menghubungkan AI Factory pusat Indosat dengan hub AI-RAN di berbagai wilayah Indonesia. Sistem ini memungkinkan aplikasi berbasis AI dijalankan lebih dekat ke pengguna, dari pusat data hingga jaringan 5G terdistribusi, mendukung transformasi digital di seluruh negeri.

AI-RAN Research Center juga menjadi bagian dari AIvolusi5G, menghadirkan konektivitas cerdas untuk memberdayakan masyarakat dan pelaku usaha. Kolaborasi ini membuka peluang di sektor pendidikan, pertanian, hingga kesehatan melalui solusi AI yang dapat meningkatkan kualitas belajar, bekerja, dan hidup masyarakat.

Lebih dari sekadar teknologi, pusat ini berfungsi sebagai wadah pengembangan talenta digital Indonesia. Para generasi baru spesialis AI dan telekomunikasi dapat belajar langsung melalui praktik, program mentoring, dan eksperimen lapangan. Dengan memadukan keahlian global dari Nokia, NVIDIA, dan Indosat, inisiatif ini mempercepat transfer pengetahuan, inovasi, dan kesiapan tenaga kerja nasional, sejalan dengan ambisi Indonesia menjadi salah satu dari lima ekonomi terbesar dunia pada 2045.

Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, menekankan bahwa peresmian pusat ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, industri, dan mitra global menunjukkan Indonesia bukan hanya pengguna, tetapi juga pencipta teknologi AI.

Sementara itu, Vikram Sinha, CEO Indosat, menyatakan bahwa AI-RAN Research Center menegaskan komitmen perusahaan dalam mempercepat transformasi digital, menghadirkan kecerdasan langsung di jaringan dengan tetap menjaga kedaulatan data. Ia mencontohkan, teknologi AI dapat digunakan untuk tutor personal di daerah terpencil hingga pertanian presisi berbasis drone.

Ronnie Vasishta, Senior Vice President of Telecom NVIDIA, menambahkan bahwa AI Grid merupakan peluang besar bagi penyedia layanan telekomunikasi untuk menghadirkan AI secara menyeluruh, menciptakan jaringan yang lebih cerdas dan efisien.

Sementara itu, Pallavi Mahajan, Chief Technology and AI Officer Nokia, menegaskan bahwa kombinasi teknologi RAN Nokia, komputasi akselerasi NVIDIA, dan keahlian operasional Indosat mampu mentransformasi kinerja dan kecerdasan jaringan telekomunikasi, sekaligus membangun fondasi yang kuat bagi masa depan digital Indonesia.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update