Notification

×

Iklan

Kabau Sirah Bertekad Bangkit dari Tren Negatif

Minggu, 09 November 2025 | 11:34 WIB Last Updated 2025-11-09T05:04:29Z

Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic saat memimpin latihan 

Padang, Rakyatterkini.com – Semen Padang FC harus bekerja ekstra keras saat menghadapi pekan ke-12 BRI Super League 2025/26. Tim Kabau Sirah akan menjamu pemuncak klasemen, Borneo FC Samarinda, di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (9/11/2025) malam.

Laga yang dijadwalkan kick-off pukul 19.00 WIB ini mempertemukan dua tim dengan kondisi yang sangat berbeda.

Borneo FC, yang dijuluki Pesut Etam, datang ke Padang dengan status tak terkalahkan musim ini dan rekor impresif sembilan kemenangan beruntun, menegaskan dominasi mereka di puncak klasemen.

Sementara itu, Semen Padang FC tengah menghadapi masa sulit. Tim tuan rumah belum meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir dan berada di dasar klasemen. Kegagalan meraih poin pada laga ini bisa semakin memperburuk posisi mereka di zona degradasi.

Meski statistik tampak berat, Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, menegaskan bahwa anak asuhnya tidak gentar. Ia justru melihat perbedaan kondisi ini sebagai motivasi untuk bangkit.

“Ini pertandingan yang berat melawan Borneo FC, tim nomor satu yang belum terkalahkan musim ini. Materi pemain mereka kuat, tapi ini kesempatan bagi pemain Semen Padang untuk menunjukkan kemampuan,” ujar Dejan Antonic.

Pelatih asal Serbia ini berharap para pemain mampu menerapkan hasil latihan dengan optimal di lapangan.

“Semoga kita bisa tampil lebih baik. Pemain sudah mempersiapkan diri dengan matang, dan kepercayaan diri akan menjadi kunci penting nanti,” tambahnya.

Dejan menegaskan timnya akan berjuang keras demi meraih hasil positif di kandang sendiri dan segera keluar dari tren negatif.

“Kami harus mencari hasil terbaik di laga ini. Kita percaya bisa bangkit dan mencuri poin dari Borneo FC,” tegasnya optimistis.

Mengenai kekuatan lawan, Dejan mengaku sudah melakukan analisis mendalam terhadap permainan Borneo FC, namun menekankan bahwa mental pemain menjadi faktor krusial.

“Kita sudah mengamati Borneo FC, tapi tanpa mental yang kuat di lapangan, semua persiapan akan sia-sia. Saya berharap anak-anak bisa tetap bekerja keras seperti saat latihan,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update