Jakarta, Rakyatterkini.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kemungkinan Indonesia akan menambah empat unit pesawat angkut berat A400M buatan Airbus. Pernyataan ini disampaikannya setelah penyerahan simbolis unit pertama A400M kepada TNI Angkatan Udara di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (4/11).
“Dua unit sudah resmi dikontrak, dan kami memiliki opsi untuk empat unit tambahan. Kemungkinan negosiasi untuk pembelian empat unit itu akan segera dilakukan,” kata Prabowo usai meninjau pesawat A400M bernomor ekor A-4001.
Unit pertama dari dua pesanan Indonesia kini telah resmi memperkuat Skadron Udara 31/Angkut Berat di Lanud Halim Perdanakusuma, sementara unit kedua dijadwalkan tiba pada 2026.
Kontrak pembelian dua pesawat ini diteken pada 2021, ketika Prabowo masih menjabat Menteri Pertahanan, bertepatan dengan Dubai Airshow. Pada saat yang sama, Kementerian Pertahanan juga menandatangani letter of intent (LoI) untuk empat unit tambahan.
A400M merupakan pesawat angkut multiguna yang mampu membawa kargo berat, melakukan pengisian bahan bakar di udara, serta mendukung operasi kemanusiaan maupun misi tempur. Pesawat ini dapat mengangkut hingga 116 personel lengkap atau kargo seberat 80 ton, seperti truk tangki bahan bakar dan alat berat.
Dengan hadirnya A400M, Indonesia menjadi operator ke-10 di dunia. Di Asia, negara lain yang mengoperasikan pesawat serupa antara lain Malaysia, Turki, dan Kazakhstan.(da*)


