Notification

×

Iklan

Dua Nelayan Agam Ditemukan Selamat Setelah Hilang Kontak

Jumat, 07 November 2025 | 19:35 WIB Last Updated 2025-11-07T13:18:58Z

Proses evakuasi nelayan yang selamat saat kapalnya hilang di Perairan Tiku, Agam.

Agam, Rakyatterkini.com – Dua nelayan asal Batang Gasan, Kabupaten Agam, yang sempat dilaporkan hilang kontak di perairan Tiku, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan pada Jumat (7/11/2025) pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang, Abdul Malik, menyampaikan bahwa kedua nelayan, Buduik (60) dan Kundue (40), berangkat melaut pada Kamis (6/11/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. Namun, hingga sore hari, keduanya belum kembali, sehingga warga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak nagari, yang kemudian diteruskan ke Basarnas.

“Dua korban ditemukan dalam keadaan selamat pada koordinat 0°37’39.12″S – 100°0’55.05″E, sekitar 14,7 mil laut dari lokasi perkiraan awal hilang kontak,” jelas Abdul Malik.

Berdasarkan informasi awal yang diterima dari Wali Nagari Gasan Gadang, Azirman, pada Kamis malam sekitar pukul 19.20 WIB, kapal milik Buduik, jenis kapal payang berwarna hijau-putih dengan panjang 12 meter, diduga terjebak cuaca buruk di tengah laut.

Pencarian dimulai pada Jumat pagi pukul 06.55 WIB. Tim SAR gabungan menurunkan RIB 02, RIB 03, LCR, serta perahu nelayan dengan pembagian tiga sektor pencarian, mencakup luas total 46 mil laut persegi. Abdul Malik menambahkan bahwa cuaca menjadi tantangan karena gelombang laut mencapai 1,25 hingga 2,5 meter dengan kecepatan angin sekitar 15 knot.

“Meski kondisi sulit, tim tetap bergerak di tiga sektor menggunakan kapal cepat dan peralatan SAR lainnya,” kata Abdul Malik.

Sekitar pukul 10.13 WIB, tim berhasil menemukan kedua nelayan dalam keadaan selamat dan segera mengevakuasi mereka ke posko darurat. Keduanya kemudian dipulangkan ke rumah masing-masing pada pukul 12.15 WIB.

Operasi SAR yang melibatkan 57 personel dari berbagai unsur, termasuk Kantor SAR Padang, Pos SAR Pasaman, BPBD Padang Pariaman, TNI, Polri, perangkat nagari, serta masyarakat dan nelayan setempat, dinyatakan selesai pada pukul 14.05 WIB setelah seluruh unsur kembali ke satuan masing-masing.

“Terima kasih atas kerja sama semua pihak yang terlibat. Operasi resmi ditutup setelah kedua korban ditemukan dalam keadaan selamat,” tutup Abdul Malik.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update