Notification

×

Iklan

Bupati Welly Instruksikan Penanganan Bencana Secara Terpadu

Sabtu, 29 November 2025 | 14:11 WIB Last Updated 2025-11-29T07:17:09Z

Pemkab Pasaman Siagakan Logistik, Alat Berat, dan Dapur Umum

Pasaman, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman resmi menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana mulai Kamis (27/11/2025) hingga 3 Desember 2025. 

Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi penanggulangan bencana di Ruang Rapat Bupati dan dituangkan dalam Keputusan Bupati Nomor 188.45/325/BUP-PAS/2025 yang ditandatangani Bupati Pasaman, Welly Suhery.

Status darurat ditetapkan karena dampak bencana semakin meluas di sejumlah kecamatan, mulai dari Lubuksikaping, Panti, Rao Selatan, Tigo Nagari, Duo Koto, Mapattunggul Selatan, hingga Bonjol. Di beberapa wilayah, banjir dan longsor masih mengancam aktivitas warga serta menghambat akses jalan.

Bupati Welly Suhery menekankan pentingnya langkah cepat dan koordinasi terpadu dari seluruh unsur pemerintah. Ia menegaskan bahwa seluruh instansi, baik OPD maupun aparat TNI-Polri, harus bekerja tanpa sekat kewenangan.

“Ini bukan bencana yang bisa ditangani setengah hati. Semua harus bergerak dan bertanggung jawab. Pasaman ini kita jaga bersama,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan agar seluruh peralatan, logistik, dan bantuan dikelola secara tertib, terdata, dan akuntabel.

Dari laporan lapangan, Kecamatan Bonjol menjadi salah satu daerah yang terdampak paling parah. Asisten I, Teddy Marta, menyampaikan bahwa sejumlah warga di wilayah Kumpulan telah dievakuasi ke masjid, dan satu jembatan gantung dilaporkan putus akibat derasnya arus.

Dinas Sosial memastikan kesiapan logistik bagi warga terdampak. Kepala Dinas Sosial, Dedi, menyatakan pihaknya telah menyiapkan 70 kasur, 30 selimut, makanan siap saji, makanan anak, tenda darurat, serta kendaraan dapur umum. Koordinasi juga telah dilakukan dengan Dinas Sosial Provinsi untuk memperkuat distribusi bantuan.

Dinas PU juga menyiagakan alat berat, termasuk ekskavator mini dan kendaraan mobilisasi, guna mendukung evakuasi serta pembersihan material banjir dan longsor.

Pada sisi pertanian, Kepala Dinas Pertanian, Prasetyo, melaporkan bahwa sejauh ini belum ada kerusakan serius. Meski terdapat genangan air di Rao Selatan, kondisi tanaman yang baru berusia dua minggu masih dinilai aman.

Sementara itu, Dinas Pendidikan mencatat adanya gangguan aktivitas belajar akibat banjir dan pohon tumbang. Plt Kepala Dinas Pendidikan, Gunawan, menyebut seluruh sekolah di bawah kewenangan kabupaten telah diliburkan dan diberlakukan pembelajaran jarak jauh. Beberapa akses menuju sekolah di Kuamang, Panti, masih tertutup banjir.

Dukungan dari unsur keamanan juga diperkuat. Polres Pasaman memastikan seluruh personel dan perlengkapan siaga untuk mitigasi, sementara Kodim 0305 Pasaman menyatakan siap membantu kapan pun dibutuhkan.

Baznas Pasaman turut bergerak dengan menegaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara by name by address agar tepat sasaran.

Dengan diberlakukannya status tanggap darurat ini, Pemkab Pasaman berharap seluruh pihak dapat bekerja serempak dan saling mendukung guna mempercepat penanganan bencana serta membantu masyarakat yang terdampak.(St.M)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update