Mentawai, Rakyatterkini.com – Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, secara resmi melantik 55 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Formasi 2024. Acara pelantikan sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) berlangsung khidmat di Aula Bappeda, Rabu (5/11/2025).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Mentawai, Ibrani Sababalat, Sekretaris Daerah, Martinus Dahlan, Kepala BKPSDM Mentawai, Dominikus Saleleubaja, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kepala BKPSDM Mentawai, Dominikus Saleleubaja, menjelaskan bahwa seleksi PPPK 2024 membuka 500 formasi sesuai penetapan Kementerian PANRB. Dari jumlah itu, 436 formasi telah terisi pada tahap I, sementara 56 peserta lulus pada tahap II. Satu orang mengundurkan diri, sehingga total peserta yang diusulkan NIP-nya berjumlah 55 orang. Saat ini, masih tersisa 9 formasi kosong, termasuk 4 guru agama Katolik, 1 dokter spesialis obstetri dan ginekologi, 2 dokter umum, 1 bidan ahli pertama, dan 1 bidan terampil.
Dalam arahannya, Bupati Rinto Wardana menekankan bahwa pelantikan ini merupakan momen penting yang harus disyukuri, karena hanya peserta yang terpilih yang bisa resmi menjadi bagian dari aparatur pemerintah daerah.
“Pelantikan ini adalah wujud syukur. Bapak dan ibu telah melalui proses panjang dan kini resmi menjadi PPPK. Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Bupati.
Ia mengingatkan para PPPK untuk segera menyesuaikan diri dengan tugas masing-masing, disiplin, dan bekerja dengan dedikasi tinggi. Rinto Wardana juga menegaskan bahwa kesejahteraan para pegawai telah dijamin pemerintah, sehingga fokus utama adalah kinerja dan profesionalisme.
“Jangan sampai setelah dilantik muncul rasa malas. Etos kerja, disiplin, dan dedikasi harus selalu dijaga agar perjuangan panjang tidak sia-sia,” tegasnya.
Bupati menambahkan bahwa kemajuan Mentawai sangat bergantung pada semangat dan tanggung jawab para aparatur. Ia mendorong setiap pegawai memanfaatkan teknologi informasi, berinovasi, dan berkreasi demi pembangunan daerah.
“Kesuksesan pembangunan hanya bisa dicapai jika setiap pegawai bekerja sungguh-sungguh. Gunakan kreativitas dan inovasi untuk membawa Mentawai lebih maju,” pungkasnya.(da*)


