Notification

×

Iklan

BPBD Padang Evakuasi Ibu Hamil Terjebak Banjir di Dadok Tunggul Hitam

Sabtu, 22 November 2025 | 07:17 WIB Last Updated 2025-11-22T00:59:39Z

Satu Keluarga Dievakuasi dari Jalan DPR Ujung Kota Padang

Padang, Rakyatterkini.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengevakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di Gang Babussalam I, Jalan DPR Ujung, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, RT 04 RW 08, pada Jumat (21/11) pagi. Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak dini hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa keluarga yang terisolasi tersebut terdiri dari dua orang, termasuk seorang ibu hamil. Ketinggian air yang mencapai sekitar 1,20 meter membuat mereka tidak mampu keluar dari rumah dan membutuhkan bantuan segera.

Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang yang beranggotakan enam personel langsung diterjunkan ke lokasi. Upaya evakuasi dipimpin oleh Kalaksa BPBD bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik, serta turut mendapat dukungan dari Basarnas.

Hendri menyebut, genangan air dengan arus cukup kuat terjadi akibat curah hujan tinggi yang memicu luapan air di kawasan permukiman padat tersebut. Kondisi itu menyulitkan warga, terutama ibu hamil, untuk menyelamatkan diri tanpa bantuan tim penyelamat.

Sesampainya di lokasi, petugas TRC PB bersama Basarnas melakukan penyisiran dan memastikan kondisi para korban. Proses evakuasi dilakukan menggunakan perlengkapan keselamatan standar agar warga yang diselamatkan tetap dalam kondisi stabil.

Evakuasi berjalan lancar. Ibu hamil dan satu anggota keluarga lainnya berhasil dibawa ke tempat aman yang lebih tinggi. Keduanya kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan pendampingan lanjutan.

Hingga berita ini diturunkan, BPBD Kota Padang belum dapat memperkirakan besaran kerugian materi akibat banjir. Pendataan masih dilakukan untuk memantau dampak keseluruhan terhadap warga.

BPBD Kota Padang mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan. Warga diminta segera menghubungi layanan darurat Padang Sigap 112 jika membutuhkan bantua(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update