Notification

×

Iklan

Banjir Bandang Lembah Anai, Puluhan Orang Tertimbun Lumpur

Jumat, 28 November 2025 | 05:35 WIB Last Updated 2025-11-28T00:09:35Z

Petugas dan warga mencari puluhan orang diduga hilang tertimbun lumpur di Lembah Anai 

Padang Panjang, Rakyatterkini.com– Puluhan orang dilaporkan tertimbun lumpur dan terseret arus deras di Lembah Anai, perbatasan Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Rabu (26/11/2025) siang. Banjir bandang membawa material lumpur, batu, dan kayu hingga menutupi badan jalan.

Evakuasi sempat terhenti sementara karena arus sungai yang sangat deras dan adanya longsor susulan. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, saat hujan deras mengguyur kawasan Padang Panjang dan perbatasan dengan Kabupaten Tanah Datar. Banyak warga dan pengendara memilih berteduh di rumah atau warung di tepi sungai.

Secara mendadak, debit Sungai Lembah Anai meningkat tajam, membawa lumpur, batu, dan kayu besar yang menghanyutkan apa pun di jalurnya. Rumah-rumah dan warga yang berada di titik rendah tersapu banjir bandang dalam waktu singkat.

Dandim 0307 Tanah Datar, Letkol Inf Agus Priyo Puji Sumedi, menyebut sebagian korban adalah warga yang sedang menonton peningkatan arus sungai. Kondisi ini membuat mereka berada dalam posisi sangat berbahaya saat luapan besar datang. Dari laporan awal, dua korban hilang yang belum ditemukan adalah anggota TNI yang sedang bertugas di lokasi.

“Ada korban yang hilang, diperkirakan antara 20 hingga 40 orang,” ungkap Agus, Kamis (27/11/2025).

Petugas gabungan sempat melakukan evakuasi di lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat korban tertimbun. Namun, operasi dihentikan sementara karena cuaca buruk, arus sungai yang semakin deras, dan risiko longsor susulan yang mengancam keselamatan tim.

Sebagian korban yang berhasil ditemukan langsung dievakuasi ke RSUD Padang Panjang, sementara korban dengan luka ringan dan sedang dirawat di puskesmas terdekat. Tim medis bekerja sama dengan aparat untuk mempercepat proses identifikasi.

Evakuasi akan dilanjutkan setelah kondisi dinilai aman. Tim masih menunggu alat berat, termasuk ekskavator, untuk membersihkan material lumpur, batu, dan kayu yang menutup sebagian besar akses sepanjang aliran sungai.

Akibat banjir bandang ini, arus lalu lintas di jalur Padang–Bukittinggi lumpuh total. Kendaraan dari kedua arah terpaksa berhenti karena badan jalan tertutup material, dan pengalihan arus sulit dilakukan karena jalur alternatif juga terdampak hujan deras.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update