Notification

×

Iklan

Anggota Polda Papua Gugur Ditikam Saat Bertugas di Asmat

Senin, 03 November 2025 | 14:33 WIB Last Updated 2025-11-03T07:33:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Rasa duka mendalam menyelimuti jajaran Polda Papua setelah salah satu anggotanya, Briptu Abraham Eliaser Yarisetouw, meninggal dunia saat bertugas. Ia tewas usai ditikam seorang pria yang diduga berada di bawah pengaruh alkohol di Jalan PLN Baru, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu (2/11/2025).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menjelaskan bahwa kejadian bermula dari laporan masyarakat mengenai seorang pria mabuk yang bertingkah agresif dan membuat keributan di jalan raya.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, korban bersama dua rekannya, Bripda Rahmad Hidayat dan Bripda Faisal Darus, menuju lokasi dengan motor patroli untuk menenangkan situasi,” ujar Kombes Cahyo.

Namun, setibanya di kawasan pertigaan Jalan PLN Baru, suasana mendadak mencekam. Seorang pria bernama Simon Ufi muncul dari arah belakang dan langsung menyerang Briptu Abraham menggunakan parang.

“Tebasan pertama mengenai bahu korban, sementara serangan berikutnya sempat ditangkis. Korban kemudian berlari ke area berlumpur untuk menyelamatkan diri, namun luka yang dialaminya cukup parah,” kata Cahyo.

Upaya penyelamatan yang dilakukan rekan-rekannya juga mengalami hambatan karena pelaku sempat mengejar petugas lainnya, memaksa mereka untuk mundur dan meminta bantuan tambahan.

Tak lama berselang, petugas lain tiba di lokasi dan segera mengevakuasi Briptu Abraham ke RSUD Perpetua J. Safanpo Agats menggunakan motor patroli. Meski telah mendapatkan penanganan medis, nyawa sang anggota polisi tidak dapat diselamatkan.

“Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 07.55 WIT akibat luka serius di bahu dan tubuhnya,” tambah Cahyo.

Pelaku Simon Ufi berhasil diamankan tidak lama setelah kejadian bersama barang bukti berupa sebilah badik. Ia kini ditahan di Polres Asmat untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Pelaku sudah kami tangkap beserta senjata tajam yang digunakan. Saat ini penyidik masih mendalami motif pelaku, termasuk kemungkinan pengaruh minuman keras,” jelasnya.

Kombes Cahyo menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Briptu Abraham yang dikenal sebagai personel berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas menjaga keamanan masyarakat.

“Bapak Kapolda Papua dan seluruh jajaran turut berduka cita yang mendalam atas kepergian almarhum. Kami kehilangan salah satu anggota terbaik,” ucapnya.

Polda Papua memastikan penanganan perkara ini dilakukan secara profesional dan terbuka. Penyidik juga terus mendalami penyebab aksi brutal pelaku yang merenggut nyawa anggota kepolisian saat bertugas.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update