Agam, Rakyatterkini.com – Bupati Agam menegaskan bahwa posko utama penanganan bencana hidrometeorologi kini telah resmi beroperasi di Kantor Camat Banuhampu, berfungsi sebagai pusat koordinasi seluruh langkah tanggap darurat di Kabupaten Agam.
Berdasarkan laporan sementara hingga 26 November 2025, sebanyak 12 kecamatan terdampak bencana, yaitu Banuhampu, IV Koto, Tanjung Raya, Palupuh, Palembayan, Lubuk Basung, Malalak, Ampek Nagari, Tanjung Mutiara, Matur, Kamang Magek, dan Tilatang Kamang.
Bupati menjelaskan, posko utama berperan sebagai pusat alur informasi, pendataan kerusakan, koordinasi logistik, hingga penyaluran bantuan ke seluruh kecamatan terdampak.
“Kita memastikan seluruh personel BPBD, TNI, Polri, relawan, dan perangkat nagari terhubung melalui posko ini. Prioritas utama kami adalah keselamatan warga dan percepatan penanganan di semua titik terdampak,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih tinggi. Informasi resmi dapat diakses melalui QR Code yang tersedia di area posko.
Dengan beroperasinya posko utama ini, pemerintah daerah menegaskan komitmennya memberikan layanan tanggap darurat yang cepat, terukur, dan terkoordinasi di seluruh wilayah terdampak bencana.(da*)


