Notification

×

Iklan

Tarung Derajat Sumbar Sumbang Tiga Perak di PON Beladiri 2025

Kamis, 16 Oktober 2025 | 22:33 WIB Last Updated 2025-10-16T16:18:13Z

Tarung Derajat

Padang, Rakyatterkini.com – Cabang olahraga Tarung Derajat kembali menorehkan prestasi membanggakan bagi kontingen Sumatera Barat dengan berhasil meraih tiga medali perak pada ajang PON Beladiri II 2025 yang berlangsung di Djarum Arena, Kudus, Kamis (16/10/2025).

Ketiga medali tersebut diraih melalui perjuangan keras para petarung Ranah Minang yang tampil dengan kondisi fisik tidak sepenuhnya prima, bahkan beberapa di antaranya harus bertanding dalam keadaan cedera.

Medali perak pertama disumbangkan oleh Dewi Yosilia di kelas 54,1–58 kg putri. Meski tampil penuh semangat, Yosi—sapaan akrabnya—harus mengakui keunggulan petarung Jawa Tengah, Vinka Widianingrum, dengan skor 3–0. Yosi sejatinya sudah tampil luar biasa meski sempat mengalami cedera pada pergelangan tangan kanannya saat semifinal. Kondisi itu membuatnya kesulitan tampil maksimal di partai final.

Kondisi serupa juga dialami Wahyunus Pratama yang turun di kelas 61,1–64 kg putra. Ia terpaksa menghentikan laga di ronde ketiga melawan petarung Bali, I Gusti Ngurah Bagus, akibat cedera pada kelingking tangan kirinya yang kembali kambuh.

“Sejak ronde kedua jari kiri saya sudah tidak bisa digerakkan. Mohon maaf kepada masyarakat Sumbar karena belum bisa mempersembahkan medali emas,” ujar Wahyunus dengan nada penuh penyesalan.

Sementara itu, Vebi Sasmita Husna, yang diharapkan dapat membawa pulang medali emas bagi Sumbar, juga harus puas dengan posisi kedua. Berlaga di kelas 62,1–66 kg putri, Vebi kalah tipis dari petarung Kalimantan Barat, Karunia Ingtyas Putranti, setelah pertarungan sengit selama tiga ronde.

Manajer tim Tarung Derajat Sumbar, Alnedral, mengapresiasi perjuangan para atletnya.
“Anak-anak sudah memberikan yang terbaik. Tiga medali perak ini patut kita syukuri. Setelah ini, kami akan melakukan evaluasi untuk mempersiapkan diri menuju ajang berikutnya. Target kami jelas: tampil lebih baik di PON NTB–NTT 2028,” ujarnya.

Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, turut memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim.
“Selamat dan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial Tarung Derajat Sumbar. Tiga medali perak ini adalah hasil kerja keras, dedikasi, dan semangat pantang menyerah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perjuangan para atlet yang tetap bertarung meski dalam kondisi cedera menunjukkan mental baja khas urang awak.
“Cedera tidak membuat mereka menyerah. Justru hal itu membuktikan karakter kuat yang menjadi kebanggaan kita semua,” ujarnya.

Hamdanus menutup dengan pesan penuh optimisme, “Perak hari ini adalah pijakan menuju emas di masa depan. Semoga semangat juang dan pantang menyerah ini menjadi inspirasi bagi seluruh atlet Sumbar di PON dan kejuaraan lainnya.”(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update