Notification

×

Iklan

Sumbar Siap Gelar Konferensi Wakaf Internasional

Kamis, 30 Oktober 2025 | 19:33 WIB Last Updated 2025-10-30T12:33:00Z

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Sumbar Abrar Munanda

Padang, Rakyatterkini.com– Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar tengah menyiapkan secara matang Konferensi Wakaf Internasional, yang dijadwalkan berlangsung pada 15 November 2025 di Kota Padang.

Rapat persiapan digelar Rabu (29/10) dan dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Ahmad Zakri. Turut hadir Plt. Kakanwil Kemenag Sumbar yang diwakili Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penais Zawa), Abrar Munanda, beserta Katim Wakaf Rifki Rusydi, Katim MTQ Afrizal, dan sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Abrar menjelaskan bahwa konferensi ini menjadi momentum penting untuk memaksimalkan potensi wakaf serta memperluas kerja sama internasional dalam pengelolaan wakaf produktif.

“Kesempatan ini sangat berharga. Kami dapat memperluas jejaring dan mengajukan berbagai program penerima manfaat wakaf, baik di sektor pelayanan umum seperti rumah sakit dan pendidikan, maupun untuk penguatan ekonomi umat,” ujar Abrar.

Ia menegaskan, wakaf bukan sekadar aset keagamaan, melainkan juga instrumen ekonomi sosial yang mampu memberdayakan masyarakat. Kolaborasi dengan lembaga wakaf internasional diyakini dapat membuka peluang pengelolaan aset wakaf produktif dengan manfaat yang luas.

“Dengan kerja sama ini, kita tidak hanya menerima manfaat, tetapi juga bisa menjadi mitra dalam pengelolaan aset wakaf global, sekaligus mendorong tumbuhnya gerakan wakaf produktif di daerah sendiri,” tambahnya.

Abrar menambahkan, potensi wakaf di Sumatera Barat sangat besar jika dikelola dengan baik. Ia mencontohkan, dari sekitar 20 ribu pegawai di lingkungan Pemprov Sumbar, jika masing-masing berwakaf Rp10 ribu per bulan, maka dapat terkumpul sekitar Rp200 juta per bulan atau Rp2,4 miliar per tahun.

“Angka ini menunjukkan betapa kuatnya potensi filantropi Islam di daerah kita. Bila dikelola dengan serius, wakaf dapat menjadi solusi nyata untuk pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya optimistis.

Abrar menekankan, konferensi ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari upaya membangkitkan kesadaran bahwa wakaf merupakan kekuatan ekonomi umat yang perlu terus dihidupkan.

“Sumatera Barat dikenal dengan semangat berbagi yang tinggi. Saatnya potensi ini diarahkan untuk pembangunan berkelanjutan dan kemaslahatan umat,” tutupnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update