![]() |
| Direktur Utama Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Aylawati Sarwono bersama Sekjen IKM Braditi Moulevey jelang gelaran akbar Marandang. |
Jakarta, Rakyatterkini.com – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) akan mencetak sejarah dengan menggelar Festival Marandang, ajang memasak rendang terbanyak yang digelar di Tokyo, Jepang.
Kegiatan akbar ini dijadwalkan berlangsung Sabtu (18/10/2025) di Yoyogi Koen, Tokyo, sebagai bagian dari Festival dan Pameran Budaya Sumatera Barat (Sumbar) yang digelar selama empat hari.
Direktur Utama Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Aylawati Sarwono, menyampaikan apresiasi atas inisiatif besar komunitas diaspora Minangkabau di Jepang tersebut.
“Kami dari MURI akan mencatat rekor DPP IKM yang memasak rendang di luar negeri dengan total 200 kilogram daging. Terima kasih atas upaya luar biasa ini,” ujar Aylawati, Kamis (16/10/2025) malam.
Ia menambahkan, kehadiran masyarakat Jepang dalam festival ini menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan kelezatan rendang ke dunia internasional.
“Masyarakat Jepang juga akan ikut hadir, sehingga mereka bisa merasakan langsung cita rasa rendang. Harapannya, rendang semakin dikenal luas dan diakui UNESCO sebagai warisan dunia. Selamat kepada keluarga besar IKM, semoga acara berjalan sukses,” tuturnya.
Sekretaris Jenderal DPP IKM, Braditi Moulevey Rajo Mudo, menegaskan bahwa rendang tidak hanya sekadar kuliner, melainkan simbol identitas dan kebanggaan budaya Minangkabau.
“Rendang adalah makanan khas Sumatera Barat yang pernah dinobatkan sebagai makanan terenak di dunia versi CNN. Insya Allah, rendang akan dimasak langsung oleh Uda Dian, chef asal Padang yang ahli dalam olahan rendang. Setelah itu akan digelar makan bersama dan pembagian rendang untuk masyarakat di Tokyo,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP IKM Andre Rosiade menuturkan bahwa kegiatan ini tidak hanya festival kuliner, tetapi juga bentuk diplomasi budaya Minangkabau di kancah global.
“Rombongan DPP IKM berangkat ke Jepang untuk melantik pengurus Dewan Pengurus Luar Negeri (DPLN) IKM Jepang sekaligus menggelar Festival Budaya Minang. Melalui acara ini, kita memperkenalkan rendang sebagai kuliner khas Minangkabau yang mendunia,” ujarnya.
Ia menambahkan, festival tersebut akan menjadi momentum penting dengan tercatatnya Rekor MURI memasak rendang terbanyak di luar negeri, mengusung tema ‘Randang Mendunia’.
Melalui kegiatan ini, rendang bukan hanya menjadi simbol kebanggaan masyarakat Minangkabau, tetapi juga ikon kuliner Indonesia di panggung internasional.
Rangkaian kegiatan akan diawali Jumat (17/10/2025) dengan pelantikan pengurus Dewan Perwakilan Luar Negeri IKM Jepang di Ota Bunka no Mori.
Puncak acara digelar Sabtu (18/10/2025) dengan Festival Marandang, yaitu kegiatan memasak 200 kilogram rendang yang dikombinasikan dengan pameran budaya Minangkabau, parade busana adat, photobooth pelaminan Minang, pentas tari tradisional, serta promosi UMKM dan komunitas diaspora.
Kemudian, Minggu (19/10/2025) akan diisi dengan parade budaya dan pertunjukan seni Minangkabau, seperti tari tradisional, silek (silat Minang), fashion show, serta kajian budaya dan ramah tamah.
Kegiatan akan ditutup pada Senin (20/10/2025) melalui pelatihan tari Minangkabau di Sekolah Republik Indonesia Tokyo, sebagai upaya menjaga dan mewariskan budaya Minangkabau kepada generasi muda diaspora.(da*)


