![]() |
| Camat Kecamatan Barangin, Irma Mulyadi, saat menyalurkan BLT DD. |
Sawahkunto, Rakyatterkini.com – Pemerintah Desa Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap IV untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025, Selasa (21/10/2025).
Penyaluran berlangsung di Aula Kantor Desa Santur dengan suasana tertib dan partisipatif, dihadiri oleh perangkat desa, pendamping, serta warga penerima manfaat.
Sebanyak 35 keluarga penerima manfaat (KPM) tercatat menerima bantuan sebesar Rp300.000 per bulan, yang telah dibayarkan penuh selama 12 bulan di tahun 2025.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat desa di tengah tekanan ekonomi.
Kepala Desa Santur, Sri Adianto, menyebutkan bahwa penyaluran BLT-DD bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat desa. Ia berharap bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pokok keluarga.
“BLT-DD ini wujud kepedulian pemerintah untuk membantu masyarakat menghadapi situasi ekonomi yang tidak mudah. Gunakanlah bantuan ini dengan bijak, untuk kebutuhan dasar keluarga,” kata Sri Adianto.
“Semoga program ini masih berlanjut di tahun 2026. Kita tunggu saja regulasi terbaru dari pemerintah pusat,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Barangin, Irma Mulyadi, S.STP, yang baru dilantik oleh Wali Kota Sawahlunto pada 9 Oktober lalu, turut hadir sekaligus memperkenalkan diri kepada masyarakat. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi Pemerintah Desa Santur atas ketepatan waktu dan transparansi dalam penyaluran BLT-DD.
“Saya apresiasi Pemerintah Desa Santur yang menyalurkan bantuan ini tepat waktu. Sinergi antara kecamatan dan desa harus terus diperkuat agar kesejahteraan masyarakat benar-benar terasa,” ujar Irma.
Kegiatan penyaluran BLT-DD tersebut juga dihadiri oleh Kasi Pemerintahan Kantor Camat Barangin, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD, LPM, TP PKK, dan para Kader Desa.
Acara ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas tersalurkannya bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan berlangsung khidmat, tertib, dan aman, menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mengelola Dana Desa secara transparan dan akuntabel.
Program BLT-DD sendiri menjadi salah satu instrumen penting dalam kebijakan fiskal nasional untuk menjaga ketahanan ekonomi masyarakat desa, terutama kelompok rentan. Di banyak wilayah, efektivitas penyaluran bantuan semacam ini menjadi ukuran keberhasilan tata kelola pemerintahan di tingkat lokal. (Ris1)


